Suara.com - Mantan manajer Manchester United yang kini menukangi West Ham United di Premier League, David Moyes meyakini kesulitan finansial yang dihadapi klub-klub di tengah pandemi COVID-19 saat ini, akan mengubah wajah sepakbola ke depannya.
Menurut pelatih berusia 56 tahun yang akrab disapa Moyesie itu, krisis saat ini akan mendorong pemikiran ulang mengenai cara kompetisi sepakbola dijalankan.
Liga maupun turnamen di Inggris telah ditangguhkan sejak awal bulan lalu imbas pandemi, dan West Ham menjadi salah satu tim Premier League yang memberlakukan kebijakan pemotongan gaji pada para pemainnya agar kondisi keuangan klub tetap sehat.
Southampton, Watford dan Sheffield United juga memangkas gaji para pemainnya, bahkan klub elite macam Arsenal juga sudah mengonfirmasi jika para pemain dan staf pelatih mereka sepakat menerima gaji yang telah dikurangi 12,5 persen.
"Saya pikir tetap ada hikmah yang bisa diambil dari situasi sulit seperti sekarang ini. Saya yakin ini bakal mengubah wajah sepakbola ke depannya," buka Moyes seperti dimuat Tribal Football.
"Saya harap kita semua menoleh ke belakang dan berpikir; 'Mungkin kita terlalu memanjakan diri'," sambung pelatih berpaspor Skotlandia itu.
"Orang-orang yang mengelola klub-klub sepakbola harus mencermati dan berkata; 'Seandainya hal seperti ini terjadi lagi di kemudian hari, akankah kita bertahan dan melewatinya?'"
"Saya berharap hal itu mungkin membantu sepakbola menata kembali dirinya manakala kita memulai lagi. Kita harus memastikan bahwa semua klub sepakbola aman. Tak boleh satu pun klub yang terpuruk," celoteh pelatih yang juga pernah lama menukangi Everton itu.
Tak ketinggalan, Moyes yang selama lockdown di Inggris menjadi relawan mengirimkan buah-buahan dan sayuran itu pun mengatakan, klub-klub top-flight punya kewajiban untuk "melakukan segalanya dengan benar."
Baca Juga: Vertonghen Isyaratkan Tinggalkan Tottenham, Spanyol dan Italia Jadi Pilihan
"Klub-klub Premier League tetap punya banyak uang yang masuk dari berbagai penyedia. Dan dari sudut pandang itu, kita harus memastikan bahwa kita melakukan hal-hal yang benar. Kita juga harus memastikan para pemain terlindungi," tandas Moyesie.
Berita Terkait
-
Michael Carrick Tak Silau, Minta MU Tak Gegabah Angkat Dirinya Jadi Pelatih Tetap
-
Tiket Liga Champions Jadi Penentu Masa Depan Carrick di Manchester United
-
Manchester United Bidik Kapten West Ham United?
-
Apes, Alejandro Garnacho Kena Sial Usai Sindir Manchester United
-
Daftar Lengkap Bursa Transfer Musim Dingin Liga Inggris 2025/2026: Manchester United Lepas 3 Pemain
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Persib Tundukkan MU dengan Skor Meyakinkan, Umuh Muchtar Puas Dendam Lama Terbalas
-
TEBAK SKOR Final Piala Asia Futsal 2026, Timnas Indonesia vs Iran: Sejarah di Depan Mata
-
Michael Carrick Tak Silau, Minta MU Tak Gegabah Angkat Dirinya Jadi Pelatih Tetap
-
Epstein Files Bongkar Cerita Lama Chelsea, Ada Skandal Apa Lagi?
-
Maarten Paes Gagal Debut di Ajax Akhir Pekan Ini, Ada Apa?
-
Tiket Liga Champions Jadi Penentu Masa Depan Carrick di Manchester United
-
Nasib Trent Alexander-Arnold: Suram di Real Madrid, Ditolak Pulang Liverpool
-
Final Piala Asia Futsal 2026: Ketum Federasi Iran Singgung Militansi 16 Ribu Suporter Indonesia
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
5 Alternatif Area Parkir di Indonesia Arena, Bersiap Timnas Indonesia Juara Piala Asia Futsal 2026