Suara.com - Bertepatan dengan bulan Ramadan, Amiruddin Bagus Kahfi dan David Maulana kini sedang berada di Inggris sebagai bagian dari Program Garuda Select beberapa saat lalu. Dengan demikian, mereka pun harus menjalani ibadah puasa dengan waktu yang tak biasa.
Berbeda dengan Indonesia yang rata-rata yang berpuasa selama 13 jam perhari, Bagus dan David justru harus berpuasa selama 17 jam di Inggris. Benua Eropa memang memiliki waktu siang yang lebih panjang ketimbang negara yang berada di daerah khatulistiwa.
Kendati demikian, dua penggawa Barito Putera itu mengaku tak mengalami kendala selama menjalani ibadah puasa. Sebab pada 2019 lalu, Bagus dan David juga sudah pernah berpuasa saat membela Garuda Select, bahkan terlibat laga panas melawan tim sekelas Chelsea dan Leicester City.
''Alhamdulillah sampai hari ini puasa lancar,'' ujar David, dilansir dari laman resmi Barito Putera.
Lebih lanjut, David mengaku harus makan nasi agar tubuhnya tetap prima selama puasa. Padahal jika dalam keadaan tak berpuasa, ia mengaku hanya makan sereal saja.
''Kalau selama puasa ini kami sering makan nasi. Padahal kalau tidak puasa kami hanya makan sereal,'' ujar pemain 18 tahun itu.
Sementara agar tak mengalami kejenuhan selama masa karatina akibat wabah virus corona, Bagus Kahfi memiliki serangkaian kegiatan. Selain berlatih untuk pemulihan cedera, ia juga menghabiskan waktu bermain game dan nonton film di aplikasi berbayar.
''Biasanya main PUBG atau PES. Kemudian waktu pemulihan dihabiskan dengan menonton Netflix,'' tandas Bagus Kahfi.
Baca Juga: Direnovasi, Markas Barito Putera akan Selesai Oktober 2020
Berita Terkait
-
Bolehkah Minum Kopi saat Sahur Puasa Ramadan? Ini Kata Dokter Tirta
-
Rahasia Sehat Saat Puasa: Penjelasan Medis Fungsi Mental dan Vitalitas
-
Kejutan Awal Puasa! Sheila On 7 Dipastikan Tampil di Hari Kedua KLBB Festival 2026
-
Viral Influencer Sebut Sahur Ganggu Jam Tidur, Ini Keutamaannya dalam Islam
-
Cristiano Ronaldo Ikut Puasa Ramadan, Cuma Kuat 2 Hari
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Manchester City Terancam Dikurangi 60 Poin Buntut 115 Dakwaan Finansial Premier League
-
Legenda Chelsea Terseret Sengketa Properti, Dilarang Gunakan Teras Rumah Rp60 Miliar
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Federico Dimarco Ingin Inter Milan Cetak Gol Cepat Lawan Bodo/Glimt
-
Juventus Tertinggal 2-5, Masih Bisa Comeback? Ini Hitung-hitungan Realistisnya!
-
TVRI Modernisasi Sistem Penyiaran Sambut Piala Dunia 2026
-
Inter Milan Optimistis Balikkan Keadaan Kontra Bodo/Glimt di San Siro
-
Bernardo Tavares Fokus Benahi Bola Mati Jelang Persebaya Hadapi PSM Makassar
-
Terlalu Tangguh, Timnas Futsal Putri Indonesia Tumbang 0-3 dari Thailand di Laga Perdana
-
Benjamin Sesko Mulai Gacor, tapi Maaf Belum akan Jadi Pilihan Utama