Suara.com - PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi Liga 1 dan 2 meminta kepada PSSI untuk menghentikan kompetisi musim 2020. Tidak hanya itu, PT LIB juga meminta restu PSSI untuk memotong uang subsidi klub.
Hal itu diketahui berdasarkan surat PT LIB bernomor 187/LIB-COR/V/2020 yang ditandatangani oleh Direktur Utama Cucu Somantri. Surat tersebut ditujukan langsung kepada PSSI.
Ada beberapa poin penting dalam surat tersebut, dengan poin utamanya perihal penghentian kompetisi musim 2020 serta pemotongan subsidi.
Untuk penghentian kompetisi ini, PT LIB mengambil sikap setelah menerima saran dari tim peserta. Menurut mereka sebagian besar dari mereka ingin agar kompetisi tidak lanjut.
"Atas saran dari klub-klub peserta kami menyarankankan kepada Ketua Umum PSSI untuk kompetisi Liga 1 dan 2 tidak dilanjutkan (dihentikan)," demikian bunyi surat tersebut.
Sementara untuk subsidi, PT LIB ingin klub Liga 1 dibayar sebesar Rp 450 juta per termin, sedangkan klub Liga 2 sebesar Rp 100 juta per termin.
Awalnya, subsidi klub Liga 1 sebesar Rp 5,2 miliar. Sedangkan klub Liga 2 sebesar Rp 2,5 miliar.
"Subsidi yang diberikan kepada klub Liga 1 dan sebesar Rp 450 juta dengan rincian klub Liga 1 sebesar Rp 350 juta dan Liga 2 Rp 100 juta."
Dalam surat tersebut disebutkan keputusan ada di tangan PSSI. PT LIB masih menunggu jawaban tersebut.
Baca Juga: Pencuri Sempat Adu Jotos dengan Sopir, Uang Rp 80 Juta Berceceran di Jalan
"Untuk keputusan kelanjutan kompetisi Liga 1 dan 2 disampaikan ketua umum PSSI. Untuk subsidi kami menunggu arahan dan petunjuk ketua umum PSSI."
Ketika dikonfirmasi, Plt Sekjen PSSI Yunus Nusi membenarkan adanya surat tersebut. "Iya benar," ujar Yunus Nusi.
Hingga saat ini, belum ada kepastian soal kelanjutan Liga 1 dan 2 2020 setelah resmi dihentikan sementara pada Maret 2020.
Namun, PSSI memastikan Liga 1 dan 2 musim 2020 akan dihentikan jika pemerintah Indonesia memperpanjang masa tanggap darurat virus corona yang saat ini ditetapkan sampai 29 Mei 2020.
Hingga hari Selasa (5/5/2020), jumlah penduduk Indonesia yang terjangkit virus corona COVID-19 berjumlah 12.071 orang. Sebanyak 2.197 penderita berhasil disembuhkan sementara 872 lainnya meninggal dunia.
Tag
Berita Terkait
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
IHSG Melonjak 2,78% Sepekan, Transaksi Saham Tembus 39,95 Miliar Lembar
-
MPV Listrik Maxus Mifa 7 Melantai di GIIAS 2026 Tawarkan Jarak Tempuh 570 Kilometer
-
Strategi Multi-pathway Toyota Perkuat Penjualan Kendaraan Elektrifikasi di Indonesia
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia
-
Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun
-
Catat Tanggalnya! Ada Diskon dan Voucher Belanja Melimpah dari BRI di Outlet Ini
-
Mendikdasmen: Hard Skills Saja Tak Cukup, Ini Keterampilan Utama yang Wajib Dikuasai Gen Z!
-
Review Dream To You: Romansa Hangat Cinta Pertama, Luka dan Impian
-
Kota Makin Padat, Banjir Mengintai: Akademisi Soroti Teknologi Pengendalian Air di PIK2
-
Gen Z Fasih Bahasa Inggris, tapi Makin Asing dengan Bahasa Ibu, Mengapa?
-
3,28 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Tol Banyumanik, Negara Berpotensi Rugi Rp3,17 Miliar
-
Menjelang Snoopy Run 2026, Saatnya Menjelajah Dunia Peanuts Selama 54 Hari di Sini!