Suara.com - Ida Rosida (49), menjadi korban pencurian bermodus pecah kaca mobil. Uang senilai Rp 80 juta milik Ida pun sempat berceceran di jalan saat hendak dibawa kabur kawanan pencuri dengan senjata airsoft gun.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan sopir Ida bernama Lilo (20) sempat berusaha menangkap salah satu pelaku saat hendak membawa tas milik sang majikan. Pelaku pun sempat diamuk sang sopir dan massa sebelum akhirnya berhasil melarikan diri dengan membawa sebagain uang milik Ida yang sempat berceceran di jalan.
"Pelaku sempat dikejar oleh sopir korban dan sempat dikeroyok masa. Kemudian ke empat pelaku kabur ke arah Depok dan pada saat itu uang korban jatuh berserakan di jalan. Setelah dihitung di Polsek jumlah uang korban sisa Rp 77,2 juta dan yang hilang sebanyak Rp 2,8 juta," kata Yusri kepada wartawan, Selasa (5/5/2020).
Sebagaimana diketahui, Ida menjadi korban pencurian bermodus pecah kaca mobil di Jalan Muhtar, Bojong Sari, Depok, Jawa Barat pada Selasa (5/5/2020) sekira pukul 10.30 WIB.
Ketika itu, Ida baru saja mengambil uang senilai Rp 80 juta dari bank menggunakan mobil pribadi bersama sang sopir.
Seuai mengambil uang, Ida bersama sang sopir berhenti di Jalan Raya Muhtar dengan maksud membeli minyak wangi. Namun, tiba-tiba sekelompok pencuri berjumlah empat orang dengan menggunakan sepeda motor memepet mobil korban.
"Mobil korban di pepet oleh empat orang pelaku laki-laki dewasa tidak di kenal, menggunakan masker dan helm, naik sepeda motor berboncengan," kata Yusri.
Selanjutnya, komplotan pencuri tersebut secara tiba-tiba memecahkan kaca mobil milik Ida. Tak berhenti disitu, pelaku sempat menodongkan senjata tajam kepada Ida sebelum akhirnya merampas tas yang berisi uang Rp 80 juta.
Baca Juga: Kutuk Perbuatan Youtuber Ferdian Paleka, RK: Contoh Terburuk Sifat Manusia
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004
-
Bukan Sekadar Pameran E-Voting, Wamendagri Minta Fasilitas Simulasi Pemilu Jadi Pusat Kebijakan
-
Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya
-
Wamen PANRB Tegaskan Era Digital Butuh Pemimpin Visioner, Bukan Sekadar Manajer
-
Momen Haru Eks Wamenaker Noel Peluk Cium Putrinya usai Sidang: Ini yang Buat Saya Semangat
-
Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir
-
Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia
-
Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru
-
Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah
-
Buntut Kematian Dokter Myta, Kemenkes Tunda Internship di Puskesmas dan RSUD Kuala Tungkal