Suara.com - Madura United menjadi salah satu tim yang enggan melanjutkan kompetisi di tengah pandemi COVID-19. Berbagai alasan membuat mereka mengusulkan hal tersebut.
Usul tersebut disampaikan oleh Madura United yang diwakili oleh Dirut PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB) Ziaul Haq saat virtual meeting dengan PSSI, Rabu (28/5/2020). Menurutnya, akan sangat sulit jika kompetisi lanjut.
"Pilihan Madura United untuk tetap konsisten pada pernyataan kompetisi tidak dilanjutkan atas banyak pertimbangan dan tentunya juga saran bagi PSSI agar lebih mudah dalam merencanakan program berikutnya di tahun 2021. Karena melanjutkan kompetisi, bukan semata-mata hanya Liga 1 yang harus dilanjutkan. Namun, seluruh kasta kompetisi harus dijalankan seluruhnya, baik Liga 1 sendiri, Liga 2 dan Liga 3," kata Ziaul Haq dalam keterangan resminya.
"Arah dari dilanjutkannya kompetisi bukan semata hanya menjalankan kompetisi, tetapi penentuan hasil akhir sebagai reward ada juara, ada yang degradasi ke Liga 1. Demikian juga di Liga 2 ada yang promosi dan ada yang terdegradasi, pun juga dengan Liga 3. Lebih-lebih, masih terlalu dini membahas kelanjutan kompetisi karena hingga saat ini pucuk pimpinan di PT Liga Indonesia Baru masih belum terisi sepenuhnya usai pengunduran diri Komisaris utama, Komisaris dan Direktur Umum," Ziaul menambahkan.
Bagi Madura United untuk saat ini yang utama adalah kesehatan dan keselamatan berbagai pihak. Oleh karena itu, mereka lebih memilih tidak lanjut kompetisi jika COVID-19 masih mewabah.
"Namun, yang utama dari kami tentang pilihan agar kompetisi tidak dilanjutkan, lebih pada keselamatan semua pihak yang akan bekerja langsung dengan pertandingan. Baik itu, pemain, medis, perlengkapan maupun perangkat pertandingan. Meski saat ini pemerintah sudah mempersiapkan pola hidup baru yang disebut new normal, namun untuk saat ini kita masih dihadapkan dengan situasi bahwa penanganan virus corona di Indonesia masih belum sepenuhnya berhasil justru makin ada peningkatan pasien yang terinfeksi," pungkasnya.
Kompetisi sudah dihentikan sejak Maret lalu. PSSI belum bisa menentukan Liga 1 dan 2, dilanjutkan atau tidak karena menunggu status tanggap darurat virus corona dari pemerintah yang berakhir pada 29 Mei 2020.
Selain Madura United, ada tiga klub Liga 1 2020 lainnya menyuarakan hal yang sama. Mereka adalah Persebaya Surabaya, PSIS Semarang, dan Bhayangkara FC, yang tak ingin kompetisi dilanjutan.
Baca Juga: Cedera, Zlatan Ibrahimovic Pulang ke Swedia
Berita Terkait
-
Bukan Hadiah, Ini Misi PSSI Agar Timnas Indonesia Juara Piala AFF 2026
-
Timnas Indonesia Resmi Hadir di EA Sports FC 26
-
Buntut Duel Persija vs Persib di Samarinda, Rizky Ridho Hingga Beckham Putra Disanksi Komdis PSSI
-
16 Pemain Diaspora Dihubungi John Herdman, Siapa Bakal Bela Timnas Indonesia?
-
Dari Kejurnas ke Super League, Mengintip 10 Gelar Juara Persib Sepanjang Sejarah!
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Kejagung Geledah Kantor BGN, Dilakukan di Tengah Pencopotan Dadan dan Dugaan Jual Beli Titik MBG
-
Harga Emas Antam Tetap Dibanderol Rp 2.774.000/Gram Hari Ini, Saatnya Beli?
-
IHSG Diproyeksi Menguat Lagi, Investor Bisa Cermati Saham-saham Ini
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
Terkini
-
Spanyol Kedua di Liverpool, Akankah Andoni Iraola Sukses seperti Rafa Benitez?
-
Here We Go! Andoni Iraola Sepakat Latih Liverpool Tinggal Tunggu Pengumuman Resmi
-
Dimas Wicaksono atau Dimas Adi? Kesalahan yang Bisa Berakibat Fatal buat Timnas U-19
-
Nyinyiran Media Tetangga: Timnas Indonesia U-19 Sedang Mengejar Ketertinggalan
-
Timnas Brasil Bawa Barang 10 Ton di Piala Dunia 2026, Dari Laser Terapi hingga Ambulans
-
Bintang Tumbang Jelang Piala Dunia 2026: Daftar Pemain Kunci yang Dihantam Cedera
-
Timnas Kongo Tersandung Jelang Piala Dunia 2026, Laga Uji Coba Dibatalkan Gegara Ebola
-
Setelah Asisten Pelatih Afsel Giliran Striker Timnas Swiss Dilarang Masuk ke AS
-
Nomor 7 Tetap Milik Ronaldo! Pemain Ini Warisi Nomor Mendiang Diogo Jota di Piala Dunia 2026
-
Rekor yang Tak Pecah 72 Tahun! Skor 7-5 Akankah Terulang di Piala Dunia 2026?