Suara.com - Gelandang serang Borussia Dortmund yang pernah diangap sebagai salah satu talenta terbaik di Jerman, Mario Gotze kini praktis berada di persimpangan jalan.
Ya, Gotze yang baru berusia 27 tahun kini dihadapkan pada kenyataan pahit.
Direktur Olahraga Borussia Dortmund, Michael Zorc telah memastikan pekan lalu, bahwasanya kontrak Gotze yang memang akan segera kedaluwarsa tak akan diperpanjang.
Kontrak Gotze bersama Dortmund akan habis pada akhir Juni ini, dan pengoleksi 63 caps dan 17 gol bersama Timnas Jerman itu bakal bebas bergabung dengan klub manapun pada bursa transfer mendatang lantaran memang berstatus free agent.
Sejauh ini, Gotze diketahui masih sepi peminat. Belum ada gambaran sama sekali di klub mana gelandang bertinggi 176 cm itu bakal bermain di musim 2020/2021 mendatang.
Kiper nomor satu Barcelona yang juga rekan setim Gotze di Timnas Jerman, Marc-Andre ter Stegen pun mencoba memberikan saran.
Ter Stegen menyebut Gotze sebaiknya memilih Liga Spanyol sebagai pelabuhan barunya. Menurut eks kiper Borussia Monchengladbach itu, karakteristik Liga Spanyol memang cocok dengan gaya bermain Gotze.
"Mario adalah pemain yang bisa 'mengatasi' bola dan meningkatkan pertandingan. Ia tetaplah pemain berkualitas, itu tak bisa terbantahkan meski situasinya di Dortmund saat ini sulit," buka Ter Stegen seperti dimuat Kicker.
"Mario akan cocok di Liga Spanyol, saya yakin itu. Ia sebaiknya melanjutkan karier di sini, saya yakin ia akan sukses di sini. Gaya bermainnya cocok dengan karakteristik Liga Spanyol. Bakal klop!" celoteh kiper berusia 28 tahun itu.
Baca Juga: Mario Gotze Bakal Dibuang Dortmund, Schweinsteiger: Miris Ya
"Bagi saya, yang penting Mario membuat keputusan yang tepat dan bahwa ia bahagia. Ia akan cocok untuk banyak klub dan bisa membuat perbedaan untuk banyak klub," tukasnya.
Gotze merupakan talenta yang dibentuk oleh Jurgen Klopp kala ia masih menukangi Dortmund. Akan tetapi, momen puncak kariernya terjadi terlalu cepat di final Piala Dunia 2014 Brasil bersama Timnas Jerman.
Gol yang dicetak Gotze pada injury time ke gawang Argentina membuatnya jadi pemain termuda yang mencetak gol di final Piala Dunia dalam 50 tahun terakhir!
Namun semenjak itu, karier Gotze seperti menukik tajam. Kepindahannya ke Bayern Munich malah membuat pemain yang juga fasih bermain sebagai second striker dan penyerang tengah itu dicap sebagai pembelian gagal.
Kembali ke Dortmund pada bursa transfer musim panas 2016 dengan harga yang cukup jatuh, Gotze tetap tak bisa menaikkan kembali kariernya, terlebih sejak kedatangan Lucien Favre sebagai pelatih Dortmund pada 2018.
Tag
Berita Terkait
-
Real Madrid Hancur dari Dalam! Los Blancos Bakal Hukum Berat Valverde dan Tchouameni?
-
Real Madrid Memanas! Federico Valverde Dilarikan ke RS Usai Baku-hantam dengan Tchouameni
-
Cedera Tak Kunjung Sembuh, Bek Borussia Dortmund Pilih Langkah Mengejutkan
-
Here We Go! Luis Suarez Comeback Bela Uruguay di Piala Dunia 2026?
-
Bek Timnas Jerman Niklas Sule Resmi Pensiun Akibat Cedera Kambuhan
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati