Suara.com - Napoli diklaim tidak akan menurunkan harga jual bek sentral andalan mereka, Kalidou Koulibaly. Tentu ini menjadi kabar buruk bagi Liverpool, yang diyakini meminati servis bek internasional Senegal itu dan berharap mendapatkannya dengan harga terjangkau di bursa transfer mendatang.
Dalam beberapa waktu terakhir, cukup santer muncul kabar bahwa manajer Liverpool, Jurgen Klopp amat berhasrat memboyong Koulibaly ke Anfield, dan menduetkan bek bertubuh bongsor itu dengan Virgil van Dijk di jantung pertahanan The Reds musim depan.
Kubu Liverpool pun disebut ingin mengambil keuntungan dari situasi krisis finansial yang menimpa klub-klub Eropa akibat pandemi COVID-19, dan berusaha mendatangkan Koulibaly dengan harga diskon.
Akan tetapi, kubu Napoli rupanya tak bergeming. Mereka tetap ngotot membanderol bek berusia 28 tahun itu dengan harga selangit.
Ya, tak ada diskon bagi klub peminat Koulibaly meski situasi kini tengah sulit.
Adalah direktur olahraga Napoli, Cristiano Giuntoli yang menegaskan bahwa pihak klub takkan menurunkan harga Koulibaly, yang diyakini mencapai 100 juta pounds (sekira Rp 1,76 triliun).
Kontrak eks penggawa Metz dan RC Genk itu bersama Napoli sendiri masih berlaku hingga 2023 mendatang.
"Kalidou adalah pemain hebat, yang masih memiliki kontrak panjang dengan kami," ucap Giuntoli seperti dilansir Mirror, Senin (8/6/2020).
"Bila kami memang harus menjualnya, klub bisa meminta jumlah besar. Klub akan menjualnya dengan harga tinggi, tak ada diskon meski sekarang ini kita ada dalam masa sulit!" tegas sang direktur olahraga.
Baca Juga: Transfer ke Barcelona Jadi Momen Terbesar dalam Hidup Martin Braithwaite
"Seorang pemain seperti ini (Koulibaly) tidak berubah nilai jualnya bahkan dalam krisis. Jadi, kami tidak akan menurunkan penilaian kami," tandasnya.
Berita Terkait
-
Ngeri! Suporter Napoli Nyaris Tewas Ditikam Istri Gara-Gara Frustasi ke VAR, Kok Bisa?
-
Arne Slot Pastikan Cedera Florian Wirtz Tidak Serius
-
Dirumorkan Balikan dengan Manchester United, Ini Respons Scott McTominay
-
Transfer Pembalap Terlalu Cepat, Joan Mir Takut Salah Ambil Keputusan
-
Eks Bomber Liverpool: Jika Saya Jadi Carrick, Benjamin Sesko Akan Duduk Manis di Bangku Cadangan
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Pertama dalam Sejarah, Adzan Berkumandang di Old Trafford Kandang Manchester United
-
Deretan Pemain Timnas Indonesia di Eropa Berjuang Keras Hindari Jurang Degradasi
-
Bek PSG Achraf Hakimi Segera Diadili dalam Kasus Tuduhan Pemerkosaan
-
Kata-kata Chivu Usai Inter Milan Disingkirkan Tim Antah Berantah
-
Bukti Kualitas Mendunia, 5 Pemain Keturunan Timnas Indonesia Kuasai Liga Elite Eropa
-
Hattrick Sorloth Hancurkan Brugge, Atletico Madrid Resmi Amankan Tiket 16 Besar Liga Champions
-
Kondisi Terbaru Pratama Arhan Operasi Meniskus, Terancam Tak Dipanggil John Herdman
-
Perjalanan Jens Petter Hauge: Dari Bocah Bodo ke AC Milan, Kini Depak Inter dari Liga Champions
-
Inter Milan Tersingkir Tragis di Giuseppe Meazza Usai Dipermalukan Bodo Glimt dengan Agregat Telak
-
Jesus Casas Batal Latih Timnas Indonesia Berlabuh ke Klub yang Pernah Repotkan Persib Bandung