Suara.com - Kiper muda milik Borneo FC, Gianluca Pandeynuwu tak bisa menyembunyikan kebahagiaannya kala PSSI mewacanakan kembali menggelar Liga 1 2020 pada bulan September atau Oktober nanti, setelah kompetisi tertangguhkan sejak Maret lalu imbas pandemi COVID-19 di Tanah Air.
Gianluca pun mempermasalahkan jika lanjutan Liga 1 2020 nantinya terpusat di Pulau Jawa.
Saat restart, gelaran Liga 1 2020 memang diwacanakan untuk terpusat di zona hijau, dalam hal ini adalah keseluruhan laga hingga musim rampung nanti.
"Perasaan saya pasti senang, sebab dengan dimulainya liga berarti semuanya bakal normal lagi walaupun perlahan-lahan," ujar Gianluca seperti dimuat Antara.
"Memang disayangkan jika memang benar tak bisa bermain di depan publik sendiri. Tapi bagi saya dan pasti semua pemain Borneo FC, hal tersebut (bertanding di zona hijau COVID-19) bukan masalah besar. Tak ada masalah walaupun hanya bisa main di Jawa saja," tutur kiper jebolan tim muda klub asal Samarinda, Kalimantan Timur itu.
Gianluca pun berharap apabila kompetisi sudah bisa kembali dimulai, yang paling penting federasi menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
"Saya berharap semoga kompetisi berjalan lancar sampai selesai dan semua pemain, pelatih, maupun orang-orang yang terlibat aman serta sehat selalu," tukas Gianluca.
Berita Terkait
-
Borneo FC Ditinggal 15 Pemain dan Pelatih, Nadeo Argawinata Masih Targetkan Juara
-
Borneo FC Cuci Gudang Lepas 15 Pemain, Kapan Mariano Peralta Diperkenalkan Persija?
-
Jadwal Persib Bandung dan Borneo FC di ASEAN Club Championship 2026/2027
-
Persib Kena Tikung, Shin Tae-yong: Mariano Peralta Sudah Dikontrak Persija Jakarta
-
Persib dan Borneo FC Tantang Raksasa ASEAN, ACC 2026/2027 Diprediksi Sengit
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Yuto Nagatomo Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Jadi Pemain Asia Pertama Tampil di 5 Edisi
-
Jerman Tumbang dari Ekuador di Piala Dunia 2026, Julian Nagelsmann Murka Soroti Disiplin Pemain
-
Jepang Ukir Rekor Spesial di Piala Dunia 2026 Usai Lolos ke Babak 32 Besar
-
Klasemen Akhir Grup E Piala Dunia 2026: Jerman Juara Grup, Pantai Gading Cetak Sejarah
-
Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026, Jepang Hadapi Brasil, Belanda Tantang Maroko
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026