Suara.com - PSSI yang diwakili oleh Plt Sekjen Yunus Nusi serta Direktur Teknik Indra Sjafri menyambangi Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) untuk memberikan update rencana kembali menggulirkan kompetisi Liga 1 2020. Yunus dan Indra diterima oleh Sesmenpora, Gatot S Dewa Broto di Gedung Kemenpora, Kamis (11/6/2020).
Namun, Gatot menjelaskan Kemenpora tidak mau ikut campur lebih jauh karena kompetisi adalah ranah PSSI.
Selain rencana restart-nya Liga 1 2020, persiapan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2021 juga dibahas dalam pertemuan ini.
"Yang pertama, mereka melapor tentang update kegiatan PSSI karena ini baru pertama kali ketemu Pak Yunus setelah ada pergantian sekjen (PSSI). Kami biasanya hanya (kominikasi) lewat WhatsApp," kata Gatot saat ditemui di Gedung Kemenpora, Kamis (11/6/2020).
"Yang kedua, mereka melapor persiapan rencana kembali menggulirkan kompetisi. Kami sampaikan kompetisi ini ranahnya cabor (cabang olahraga) dan itu terserah PSSI. Namun, protokol kesehatan itu hukumnya wajib!" tegas pria berkacamata itu.
"Yang ketiga, membahas soal persiapan tuan rumah Piala Dunia U-20. Kita sudah kehilangan waktu cukup panjang, PSSI harus melakukan percepatan. Dan kalau masalah anggaran, kami akan membantu selama tersedia di kami dan dengan ketentuan yang berlaku," jelas Gatot.
Gatot menjelaskan, Kemenpora memang tidak akan ikut campur lebih jauh soal rencana PSSI kembali menjalankan Liga 1 dan 2 2020.
Yang jelas, Gatot hanya meminta kepada PSSI untuk mematuhi protokol kesehatan yang diterbitkan oleh pemerintah.
"Kalau kompetisi tidak khusus kami bahas karena ini masih ranah PSSI. Tapi ada informasi soal kelanjutan kompetisi, dan soal protokol kesehatan itu adalah saran saya," celoteh Gatot.
Baca Juga: APPI Dukung PSSI soal Regulasi Pemain U-20 di Liga 1
"Jadi, apapun protokol itu harus mengikuti panduan umumnya. Pesan kami, ikuti saja protokol kesehatan. Kami juga bukan dalam tahap mengizinkan, jadi mereka harus dapat izin dari kepolisian," pungkas Sesmenpora.
Sebagai informasi, PSSI memang belum memutuskan kapan tanggal pasti restart-nya Liga 1 2020. Namun, wacana yang muncul adalah kompetisi bakal kembali dilanjutkan pada bulan September atau Oktober mendatang.
Berita Terkait
-
Link Pendaftaran Merdeka Run 2026 Kemenpora, Dibuka Hari Ini Pukul 17.00 WIB
-
FIFA Restui Awaydays di Super League, tapi Persija-Persib dan Arema-Persebaya Tak Masuk Hitungan
-
Erick Thohir Ogah Sepak Bola Wanita Jadi Proyek Sesaat: IWL Harus Berumur Panjang
-
Gagal Total di Piala AFF 2026, PSSI Singgung 14 Pemain Absen Bela Timnas Indonesia
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Bareskrim Tetapkan Enam Tersangka Kasus Dugaan Pemalsuan Akta PT Alam Raya Abadi, Satu Masuk DPO
-
Gedung Koperasi Desa Merah Putih di Gunung Akan Ditertibkan
-
Kabut Asap Karhutla: Apa yang Terjadi pada Tubuh Saat Menghirupnya?
-
3 Rekomendasi Face Oil Ampuh Pudarkan Flek Hitam, Ada yang Cuma Rp20 Ribuan
-
Dari Nasi Goreng Kecombrang Hingga Americano Peach, Kuliner Berkelas Hadir di Beanfinity
-
Ekonom CORE Apresiasi Pemerintah Berkomitmen Jaga Defisit di bawah 3 Persen
-
FIAD Kritik Keras Pidato Kenegaraan Prabowo, Dinilai Hanya Simbol Populisme
-
Demo Tolak LGBTQ di Kota Bogor
-
5 Rekomendasi Kombinasi Ombre Lipstik Hanasui yang Tahan Lama dan Bikin Bibir Segar
-
Demo Tolak LGBTQ di Bogor