Suara.com - Berbicara Timnas Indonesia tentu memiliki sejarah yang panjang. Berbagai pemain berkualitas sudah banyak merasakan kebahagiaannya mengenakan jersey lambang Garuda di dada.
Namun, dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir, Timnas Indonesia seperti kesulitan mencari sosok striker yang haus gol. Padahal, Indonesia pernah memiliki striker yang ditakuti lawan.
Sebut saja legenda Timnas Indonesia Soetjipto Soentoro. Ia menjadi pemain yang paling banyak mencetak gol untuk Timnas Indonesia dengan torehan 57 dari 68 penampilan.
Sementara di era modern ada nama Bambang Pamungkas, Kurniawan Dwi Yulianto, Budi Sudarsono, hingga Ilham Jaya Kesuma. Setelah itu, skuat Garuda seperti kesulitan menemukan sosok striker yang ganas di depan gawang.
Ini wajar adanya. Sebab, klub-klub Liga Indonesia lebih mempercayakan lini depan kepada pemain asing. Hanya ada beberapa nama lokal yang masih eksis di lini depan sampaikan dengan sekarang, seperti Boaz Solossa, Alberto Goncalves, dan Ilija Spasojevic.
Untuk nama kedua dan tiga sebenarnya bukanlah asli Indonesia. Keduanya adalah pemain naturalisasi yang diharapkan bisa membantu Timnas Indonesia.
Kondisi seperti ini tentu tidak bisa berlarut-larut. Apalagi, cukup banyak pendahulu striker Timnas Indonesia yang bisa membuktikan mampu mencetak banyak gol.
Berikut Deretan Pencetak Gol Terbanyak Timnas Indonesia:
1. Soetjipto Soentoro 57 gol dari 68 penampilan (1965-1970)
2. Bambang Pamungkas 36 gol dari 77 penampilan (1999-2012)
3. Kurniawan Dwi Yulianto 31 gol dari 60 penampilan (1995-2005)
4. Rochy Putiray 17 gol dari 41 penampilan (1991-2004)
5. Budi Sudarsono 16 gol dari 46 penampilan (2001-2010)
6. Widodo C. Putro 15 gol dari 55 penampilan (1991-1999)
7. Fakhri Husaini 13 gol dari 42 penampilan (1988-1997)
8. Uston Nawawi 13 gol dari 43 penampilan (1997-2004)
9. Ilham Jaya Kesuma 13 gol dari 18 penampilan (2004-2007)
10. Zaenal Arief 12 gol dari 22 penampilan (2002-2007)
Baca Juga: 5 Hits Bola: Presenter Cantik Liga Italia Pamerkan Foto Seksi Menggoda
Berita Terkait
-
Drawing Piala Asia 2027 Digelar di Riyadh, Timnas Indonesia Terancam Hadapi Raksasa di Fase Grup
-
Kurniawan Beberkan Evaluasi Jelang Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia
-
Kapan Timnas Indonesia vs Prancis? Erick Thohir Buka Suara Kans Jay Idzes Hadapi Mbappe
-
Skenario Darurat FIFA: Italia Masuk Radar Playoff Piala Dunia 2026, Bagaimana Timnas Indonesia?
-
Media Italia Coret Timnas Indonesia dari Calon Tim Playoff Darurat Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Dari Layar Kaca ke Lapangan: Ambisi Eberechi Eze Wujudkan Mimpi Liga Champions di Arsenal
-
Link Live Streaming Bayern Munich vs Real Madrid: Laga Hidup Mati Sesungguhnya!
-
Bojan Hodak Beberkan Kondisi Persib Bandung Usai Kalahkan Bali United
-
FIFA Diminta Desak Trump Hentikan Razia Imigrasi Saat Piala Dunia 2026, Emang Berani?
-
Rahasia Dibongkar Diego Simeone: Ini Faktor X di Balik Comeback Atletico Singkirkan Barcelona
-
Drawing Piala Asia 2027 Digelar di Riyadh, Timnas Indonesia Terancam Hadapi Raksasa di Fase Grup
-
Tak Terima Barcelona Tersingkir dari Liga Champions, Joan Laporta Bakal Gugat UEFA
-
Hasil Piala AFF U-17 2026: Banjir Gol, Timnas Laos Kandaskan Perlawanan Filipina
-
Petaka Timnas Perancis, Striker Rp 1,7 Triliun Absen di Piala Dunia 2026, Ini Penyebabnya
-
Kurniawan Beberkan Evaluasi Jelang Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia