Suara.com - Pelatih Rubi dipecat oleh Real Betis setelah gagal meraih kemenangan dalam tiga pertandingan pertama tim tersebut setelah kompetisi La Liga Spanyol bergulir lagi.
Real Betis menjadi menjadi klub La Liga Spanyol pertama yang memecat pelatih sejak musim dimulai kembali setelah dihentikan oleh pandemi COVID-19.
Betis kalah dalam pertandingan pertama mereka dengan skor 0-2 oleh Sevilla dan bermain imbang 2-2 dengan Granada pada pertengahan pekan.
Sedangkan pertandingan terakhir mereka kalah 0-1 pada Sabtu oleh Athletic Bilbao, setelah Sergio Canales gagal mengeksekusi penalti.
"Rubi telah dibebastugaskan dari posisinya dan direktur olahraga Alexis Trujillo, mantan pemain Betis akan mengambil alih tim untuk delapan pertandingan terakhir musim ini," kata Real Betis dalam sebuah pernyataan resmi klub pada Minggu dini hari yang dikutip Antara dari Reuters.
Kekalahan oleh Athletic Bilbao membuat Betis berada di urutan ke-14 dalam klasemen saat ini dengan mengumpulkan 34 poin dari 30 pertandingan.
Mereka terpaut delapan poin di atas Real Mallorca yang menempati posisi terakhir di luar zona degradasi.
Rubi ditunjuk sebagai pelatih Betis musim panas lalu setelah menuntun Espanyol ke posisi ketujuh musim lalu, menggantikan Quique Setien yang menjadi juru taktik Barcelona Januari lalu.
Rubi hanya mampu membuat Betis memenangi delapan dari 30 pertandingan liga, termasuk satu kemenangan tandang.
Baca Juga: Jadwal Liga Spanyol Malam Ini, Ada Duel Real Sociedad vs Real Madrid
Berita Terkait
-
Real Madrid Resmi Datangkan Bernardo Silva Secara Gratis! Kontrak hingga 2028
-
Ogah Rugi, Real Madrid Tak Lepas Dani Ceballos Gratisan ke Betis
-
Barcelona Khawatir Lamine Yamal Dipaksakan Tampil di Piala Dunia 2026
-
Lamine Yamal Raih Penghargaan Pemain Terbaik Liga Spanyol 2025/2026
-
Jan Oblak Buka Suara Soal Rumor Tinggalkan Atletico Madrid
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey