Suara.com - Pemain Persija Jakarta Ramdani Lestaluhu membagikan cerita unik ihwal jersey bernomor punggung tujuh miliknya.
Nomor tujuh, diakui Ramdani sebagai angka keberuntungan. Namun ketika dirinya bergabung dengan skuat berjuluk Macan Kemayoran pada tahun 2007, Ramdani harus memendam hasratnya memiliki nomor tersebut.
Ketika itu, nomor tujuh sudah menjadi milik Ade Suhendra. Dengan demikian, pemain asal Tulehu itu harus ikhlas mengenakan nomor punggung 28.
Dua tahun menanti, nomor tujuh akhirnya diberikan kepada pemain yang akrab disapa Dani itu menyusul hengkangnya Ade Suhendra di musim 2009/10.
Mimpinya untuk mengenakan nomor tujuh di Persija menjadi kenyataan, tak lantas membuat Dani langsung mengenakan nomor tersebut.
Sebuah ritual dilakukan Dani sebelum nomor tujuh resmi menempel di punggungnya. Dengan harapan, kariernya bakal moncer.
Ritual yang dimaksud adalah meminta izin dan restu kepada pemilik nomor tujuh sebelumnya di Persija, seperti Widodo Cahyono Putro dan Aris Indarto.
"Sekali lagi nomor punggung ini (7) punya banyak sejarah bagi penggunanya. Makanya itu saya sempat meminta izin kepada pemilik sebelumnya seperti Aris Indarto dan coach Widodo. Alasannya supaya kesuksesan itu menular kepada saya," kata Ramdani dikutip dari laman resmi klub, Kamis (25/6/2020).
Percaya atau tidak, aksi minta restu Dani ternyata memang membuahkan hasil. Setelah menggunakan nomor tujuh itu, Dani menjadi pilihan utama pelatih Persija pada musim 2010-2011 Rahmad Darmawan.
Baca Juga: Laga Paling Berkesan buat Shahar Ginanjar Selama Berkostum Persija
Juru taktik yang kini membesut Madura United itu menjadikan Dani sebagai pemain utama di sisi sayap kanan, berkolaborasi dengan Greg Nwokolo yang menempati sayap kiri.
Dengan nomor punggung tujuh pula, Ramdani sukses mengantar Persija Jakarta menjadi juara Piala Presiden dan Liga 1 2018 di era kepelatihan Stefano Cugurra 'Teco'.
Sebagai informasi tambahan, Ramdani juga menjadi pemain paling muda yang melakoni debut bersama Persija. Yaitu ketika Persija menghadapi Pelita Jaya pada 4 Agustus 2007, di mana usia Dani ketika itu baru 15 tahun 9 bulan.
Tag
Berita Terkait
-
Mauricio Souza Akui Sering Begadang Pikirkan Performa Persija Jakarta
-
Bek Kanan Persija Kelewat Berani, Dewa United Manfaatkan Ruang Kosong
-
Persija Dua Laga Tanpa Kemenangan, Jordi Amat Berharap Macan Kemayoran Pindah Kandang
-
Skuad Persija Dibubarkan Jelang Hari Raya Idul Fitri
-
Jordi Amat Bangga! Persija Jadi Penyumbang Terbanyak ke Timnas Indonesia Era John Herdman
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
Tak Semua Pemain Timnas Indonesia Hadir TC di Jakarta, Siapa yang Dicoret?
-
Laga Hidup Mati di Anfield, Robertson Tuntut Liverpool Tampil Habis-habisan Lawan Galatasaray
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Link Live Streaming Barcelona vs Newcastle United: Duel Hidup Mati di Camp Nou!
-
Singkirkan Duo Pelatih Top, Cara Sempurna Alvaro Arbeloa Bungkam Kritik
-
Dewa United Angin-anginan, Jan Olde Riekerink Bakal Dipecat?
-
Bek Persib Bandung Frans Putros Dipanggil Timnas Irak untuk Play-off Piala Dunia 2026
-
Misi Raih Tiket Piala Dunia 2026: Bek Andalan Persib Jadi Tumpuan Irak di Laga Penentuan
-
Hajar Chelsea di Stamford Bridge, Buktik PSG Lebih Berkualitas
-
Bikin Luka untuk Borneo FC, Adam Alis Minta Maaf