Suara.com - Direktur Olahraga Persija Jakarta, Ferry Paulus, yakin para pemainnya tidak mengalami penurunan performa setelah lama tidak latihan bersama-sama sejak kompetisi ditangguhkan akibat pandemi COVID-19.
Ferry meyakini saat tim kembali melakukan kembali latihan nanti, Marko Simic dan kawan-kawan tidak membutuhkan waktu lama untuk kembali ke kondisi semula.
Manajemen Persija saat ini sedang merancang program tim setelah adanya putusan PSSI bahwa lanjutan Liga 1 2020 akan digelar pada Oktober mendatang.
Meski belum ada kepastian soal tanggal kick off, Macan Kemayoran --julukan Persija-- sudah mulai membuat jadwal mengumpulkan pemain.
Namun, belum diketahui kapan Persija akan memulainya. Dalam waktu dekat manajemen Persija akan melakukan komunikasi dengan tim pelatih untuk menyusun program.
"Meski sekitar tiga bulan tidak berlatih bersama, kami dapat memastikan kondisi para pemain tidak berbeda dibanding sebelumnya," kata Ferry Paulus dalam keterangan resminya, Selasa (30/6/2020).
Keyakinan Ferry dikarenakan para pemain tetap berlatih secara mandiri di rumah masing-masing, sejak kompetisi ditangguhkan karena pandemi COVID-19. Tentu latihan yang dilakukan tetap mengikuti arahan tim pelatih.
"Mereka tetap kita perintahkan untuk berlatih mandiri. Sehingga saat latihan kembali dimulai, mereka dapat langsung beradaptasi dan mengikuti arahan pelatih," tambahnya.
Saat ini PSSI masih merancang kapan Liga 1 2020 akan dijalankan. Termasuk regulasi serta aturan main yang dipakai di kompetisi selama pandemi COVID-19.
Baca Juga: PSIS Semarang Persiapkan Diri Hadapi Lanjutan Liga 1 2020
Berita Terkait
-
Persija Jakarta Dihantam Sanksi Jelang Hadapi Persib Bandung
-
Beckham Putra Punya Modal Penting Buat Kalahkan Persija Jakarta
-
Mauricio Souza Siapkan Strategi Khusus Hadapi Persib, Persija Bidik Kemenangan di GBK
-
Shayne Pattynama Blak-blakan Persijap Bikin Susah Persija
-
Pelatih Persijap Soroti Kualitas Bangku Cadangan Persija Jakarta
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Rustu Recber Legenda Turki: Kisah Kiper Eksentrik dengan Cat Hitam di Mata Viral di Piala Dunia 2002
-
Paul Van Himst, 'The White Pele' dari Belgia yang Mengukir Keabadian
-
Profil Eduardo Barbosa: Eks Portugal U-15 yang Tinggalkan PSBS Biak Lebih Cepat Akibat Krisis Gaji
-
Eusebio Sang Black Panther Portugal: Ketajaman Abadi di Panggung Piala Dunia 1966
-
Gaji 4 Bulan Belum Dibayar, Pemain PSBS Biak Ancam Mogok Lawan Dewa United
-
Didier Drogba Legenda Pantai Gading: Predator Paling Mematikan dalam Sejarah Piala Dunia
-
Pemain PSBS Biak Tinggalkan Klub Lebih Awal Sambil Bawa Kantong Kresek Merah, Ada Apa?
-
Kontroversi Harga Tiket Piala Dunia 2026, FIFA: Sesuai Pasar Amerika Utara
-
Pavel Nedved Si Meriam Ceko: Jenderal Lapangan Tengah dengan Tendangan Roket Mematikan
-
Metode Matematika Prediksi Cristiano Ronaldo Menangis di Final Piala Dunia 2026, Siapa Juaranya?