Suara.com - Bhayangkara FC belum memiliki rencana mengumpulkan tim. Ada beberapa pertimbangan yang membuat The Guardian --julukan Bhayangkara FC-- belum berencana kumpulkan tim.
PSSI sebelumnya telah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) bernomor SKEP/53/VI/2020 soal kompetisi yang akan digulirkan lagi pada bulan Oktober 2020 di tengah pandemi COVID-19.
Namun, COO Bhayangkara FC Sumardji menjelaskan pihaknya masih menunggu beberapa kepastian dari PSSI. Seperti halnya regulasi dan jadwal kepastian kick off Liga 1 musim ini.
Selain itu, lelaki yang juga Kapolresta Sidoarjo itu membeberkan masih menunggu kepastian Pelatih Paul Munster kembali ke Indonesia. Eks juru taktik Timnas Vanuatu itu kini berada di negaranya Irlandia Utara.
"Untuk masalah kumpul pemain kapan, kami dari manajemen belum menentukan. Karena kami juga masih menunggu tanggal pasti kick off dari PSSI dan PT LIB," kata Sumardji saat dihubungi awak media via telepon.
"Terlebih coach Paul masih berada di negaranya. Kami tunggu dia kembali saja untuk mengumpulkan tim kembali," tambah lelaki berpangkat Kombes di Kepolisian itu.
Saat ini para pemain Bhayangkara FC masih diliburkan dan melakukan latihan mandiri di rumah masing-masing. Tentu latihan sesuai dengan instruksi dari tim pelatih.
Namun, ada beberapa pemain sudah latihan di Stadion Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Jakarta yang merupakan markas Bhayangkara. Mereka yang berlatih di sana merupakan pemain domisili Jakarta ditambah beberapa legiun asing.
Baca Juga: Bhayangkara FC Bingung Bayar Gaji Pemain dan Pelatih
Berita Terkait
-
Ambisi Besar Macan Kemayoran: Datangkan Shin Tae-yong, Persija Siap Dominasi Liga 1!
-
Ranking FIFA Jadi Taruhan! Sumardji Minta Timnas Indonesia Hajar Mozambik di GBK
-
Popularitas Timnas Indonesia Menurun, John Herdman Diminta Benahi 'Kekacauan' Pasca Kluivert
-
Paul Munster Resmi Bertahan di Bhayangkara FC, Siap Bangun Tim Lebih Garang Musim Depan
-
Kata-kata Bojan Hodak Usai Antarkan Persib Bandung Hat-trick Juara Liga 1
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Hugo Broos: Afrika Selatan Kalah Tenaga dan Kecepatan dari Kanada
-
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Brasil vs Jepang hingga Portugal vs Kroasia
-
Pelatih Korea Selatan Hong Myung-bo Mundur usai Gagal di Piala Dunia 2026
-
3 Fakta Menarik Hasil Kanada vs Afrika Selatan, Sejarah The Reds Berkat Gol Voli Eustaquio
-
Kata-kata Eustaquio, Kanada Tembus 16 Besar Piala Dunia 2026 Usai Singkirkan Afrika Selatan
-
Deretan Keputusan Kontroversial VAR Selama Piala Dunia 2026: Gol Iran Dianulir
-
Ironi FIFA: Kampanye Ramah Lingkungan, Bosnya Terbang 50.000 Km dalam 66 Jam
-
Pyswar Ala Hajime Moriyasu, Sebut Negara Ini Lebih Hebat dari Brasil
-
Portugal Ingin Menangkan Piala Dunia 2026 untuk Diogo Jota
-
Penampakan Jari Patah Kiper Argentina Emiliano Martnez Jelang Lawan Tanjung Verde