Suara.com - Gelandang Persija Jakarta U-16, Resa Aditya, mengaku sangat menikmati training camp (TC) atau pemusatan latihan Timnas Indonesia U-16 di tengah pandemi COVID-19. Meski diakui berbeda dari pemusatan latihan sebelumnya, menurut Resa latihan berjalan lancar.
Sebagaimana diketahui, TC Timnas U-16 digelar dengan protokol kesehatan ketat. Di antaranya, pemain diharuskan menggunakan sarung tangan saat berlatih, menjaga jarak ketika sedang makan dan di dalam bus, serta tidak lupa memakai masker saat akan menuju atau meninggalkan lokasi latihan.
Selain itu, para pemain juga dilarang meninggalkan penginapan tanpa izin dari pelatih.
Pemain, pelatih, dan ofisial Timnas U-16 Indonesia juga telah menjalani rapid test, Minggu (5/7/2020) dan swab test, Selasa (7/7/2020) untuk memastikan terbebas dari wabah corona.
Ketatnya aturan tersebut tidak membuat Resa merasa terbebani. Justru ia merasa nyaman karena kesehatannya bisa terjaga.
"Saya bisa beradaptasi dengan baik dengan protokol kesehatan seperti ini, karena memang demi kesehatan bersama. Apalagi keinginan semua tim di sini untuk bisa menjaga kesehatan dan terhindar dari virus. Memang sedikit ada perbedaan tapi saya siap menikmatinya dengan enjoy," kata Resa dikutip dari laman resmi Persija, Rabu (8/7/2020).
Resa menambahkan, menu latihan yang diberikan oleh Pelatih Bima Sakti belum terlalu berat. Resa dan kawan-kawan masih diminta beradaptasi setelah cukup lama tidak berlatih di lapangan.
"Saat ini materi latihannya masih intensitas tidak terlalu berat karena memang kami baru menjalani latihan setelah beberapa bulan kami latihan di rumah. Yang terpenting saat ini saya harus bisa menambah kondisi saya agar bisa terus menjalani TC ini," pungkasnya.
Sebanyak 26 pemain ambil bagian dalam pemusatan latihan Timnas U-16 Indonesia kali ini. Pemusatan latihan digelar sebagai persiapan menghadapi Piala Asia U-16 2020 yang akan berlangsung di Bahrain pada 25 November hingga 12 Desember mendatang.
Baca Juga: Deretan Pemain yang Bikin Caps Terbanyak di Timnas Indonesia, Ini Sosoknya!
Skuat Garuda Asia --julukan Timnas Indonesia U-16-- tergabung di Grup D. Di grup tersebut Garuda Asia akan menghadapi lawan-lawan berat seperti Jepang, Arab Saudi, dan China.
Tag
Berita Terkait
-
Shin Tae-yong Tak Sangka Persija Finis Peringkat 3 Piala Presiden 2026, Kenapa?
-
Persija Kalahkan Arema FC 3-1, Macan Kemayoran Finis Ketiga di Piala Presiden 2026
-
Shin Tae-yong Pusing! Persija Langsung Hadapi Borneo FC dan Persib di Dua Laga Awal Super League
-
Kekalahan dari Persib Jadi Sinyal Keras, Shin Tae-yong Beberkan Masalah Utama Persija
-
Empat Raksasa Bertemu di Semifinal, Piala Presiden 2026 Menempa Sang Juara
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard