Suara.com - Barcelona memenangi Derbi Catalunya edisi kedua Liga Spanyol musim ini setelah mengalahkan Espanyol dengan skor tipis 1-0. Gol tunggal kemenangan Barcelona dicetak oleh Luis Suarez.
Pada laga Barcelona vs Espanyol di Stadion Camp Nou, Kamis (9/7/2020) dini hari WIB, gol Luis Suarez di babak kedua menjadi pembeda di derby Catalunya ini.
Masing masing tim juga mendapatkan satu kartu merah dalam pertandingan tersebut. Satu untuk pemain Barcelona Ansu Fati dan satu kartu merah Espanyol untuk Pol Lozano.
Hasil itu membuat Espanyol terpuruk di dasar klasemen dengan 24 poin. Pun jika memenangi tiga laga sisa, tim besutan Francisco Rufete itu hanya bisa finis dengan posisi terbaik di urutan ke-18.
Sementara Barcelona mengumpulkan 76 poin dan memangkas jarak dari Real Madrid menjadi satu poin. Namun jarak tersebut bisa melebar lagi mengingat Los Blancos baru main dua hari lagi.
Jalannya Pertandingan
Seperti dilansir Antara, sejak awal pertandingan berjalan timpang Espanyol memarkir 10 dari 11 pemain mereka di areanya sendiri berusaha sekeras mungkin meredam bahaya dari kubu tuan rumah.
Kendati demikian, strategi itu sempat menjanjikan kesuksesan ketika Adri Embarba melakukan tusukan dan melepaskan tembakan ke arah gawang yang dihalau kiper Marc-Andre ter Stegen dengan kakinya.
Barcelona berusaha mengubur harapan semu itu dan mengambil kendali penuh permainan, sayangnya tendangan bebas Lionel Messi masih tipis di atas mistar gawang dan sepakan Suarez masih membentur Fernando Calero hanya membuahkan sepak pojok.
Baca Juga: Kontak dengan Penderita COVID-19, Striker Real Madrid Langsung Diisolasi
Semenit jelang bubaran normal babak pertama, Espanyol lagi-lagi memperoleh peluang yang tak disangka-sangka ketika Didac Villa mengirim umpan silang yang berusaha dihalau Clement Lenglet tetapi ia malah hampir mencetak gol bunuh diri jika Ter Stegen tak sigap menghalaunya. Bola masih hidup dan Vila menyambarnya, tetapi tembakannya hanya menyerempet bagian luar tiang gawang.
Quique Setien berusaha menambah daya gedor Barcelona dengan memasukkan Ansu Fati pada saat sepak lanjut babak kedua, tetapi talenta muda itu cuma bertahan lima menit di atas lapangan sebelum diusir wasit karena melanggar Calero.
Wasit Jose Luis Munera awalnya memberikan kartu kuning, tetapi ia meninjau tayangan ulang VAR dan menaikkan hukumannya jadi kartu merah.
Belum sempat Espanyol memanfaatkan ketimpangan jumlah pemain, mereka malah harus kehilangan Pol Lozano pada menit ke-53. Pelanggaran Lozano terhadap Gerard Pique awalnya juga dihadiahi kartu kuning, tetapi seperti kasus Fati, wasit melakukan tinjauan ulang bersama VAR dan menaikkan hukumannya.
Ironisnya, semenit kemudian Barcelona berhasil memecah kebuntuan ketika bola tembakan Messi yang dihalau barisan pertahanan tim tamu disambar oleh Suarez untuk menaklukkan kiper Diego Lopez. Barcelona satu, Espanyol nol.
Messi berusaha menambah keunggulan Barcelona pada menit ke-69 tetapi tembakan volinya berhasil dihentikan oleh Lopez.
Berita Terkait
-
Niatnya Ramah, Barcelona Justru Dirujak Netizen Usai Beri Selamat ke Marcus Rashford
-
Victor Munoz, Rekrutan Baru Liverpool Jebolan Akademi Barcelona dan Real Madrid
-
Real Madrid Resmi Datangkan Bernardo Silva Secara Gratis! Kontrak hingga 2028
-
Real Madrid Menangi Perburuan Bernardo Silva, Sepakati Kontrak Dua Tahun
-
Lupakan Rivalitas di Klub, Raphinha Sebut Vinicius Bisa Jadi Penentu Brasil Juara Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Neymar Akhirnya Debut di Piala Dunia 2026, Suporter Brasil Langsung Meledak di Stadion
-
FIFA Hukum Assim Madibo 5 Laga Usai Bikin Bintang Kanada Patah Kaki di Piala Dunia 2026
-
Dibantai Timnas Brasil 0-3, Legenda Skotlandia Sebut Timnya Memalukan
-
Menjajal Sepatu Andalan Rizky Ridho, Senjata Bek Timnas Indonesia di Lapangan
-
Pernah 'Ngerjain' Skuad Garuda, Qatar Kena Karma dan Tersingkir Tragis dari Piala Dunia 2026
-
Neymar Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Kini Sejajar dengan Pele dan Cafu
-
Marselino Ferdinan Ditawari Kontrak Baru dari Oxford United
-
Vinicius Jr Samai Rekor Ronaldo hingga Neymar usai Brasil Bantai Skotlandia di Piala Dunia 2026
-
Ismael Saibari Jadi Pemain Afrika Pertama yang Selalu Cetak Gol di Fase Grup Piala Dunia 2026
-
Lolos Meski Kalah dari Swiss, Kanada Berharap Alphonso Davies Pulih di Knockout Piala Dunia 2026