Suara.com - Tottenham Hotspur dinilai lebih taktis di bawah manajer Jose Mourinho dibandingkan ketika dibesut Mauricio Pochettino. Hal itu diungkapkan pemain bertahan The Lilywhites, Ben Davies.
Pochettino mampu memimpin Spurs ke final Liga Champions musim lalu. Akan tetapi Pochettino dipecat pada November setelah serangkaian hasil buruk di awal musim ini dan digantikan oleh Jose Mourinho.
"Di bawah 'Poch' kami memiliki gaya permainan kami dan itu hanya menekan dan intensitas tinggi," kata Davies kepada talkSPORT seperti yang dikutip Reuters pada Selasa (14/7/2020).
"Sekarang saya rasa kami sedikit lebih taktis, kami sedikit lebih sadar tentang apa yang akan kami hadapi. Kami memiliki rencana permainan untuk setiap pertandingan."
Skuat Tottenham asuhan Mourinho belakangan mendapatkan kritik karena penampilan mengecewakan mereka, tetapi bek Inggris berusia 27 tahun tersebut mengatakan bahwa para pemain beradaptasi dengan metode pelatih mereka.
"Dalam beberapa pertandingan hasilnya belum seperti yang kami inginkan, tetapi semua orang tidak meragukan keahlian yang dimiliki Mourinho dan kami semua tahu bahwa ia adalah pelatih top," tambah Davies.
"Ia memenangkan semua kompetisi yang pernah ia ikuti sehingga kami sebagai pemain harus menaruh kepercayaan kami padanya dan hasilnya akan menyusul."
"Kami akan istirahat di musim panas dan saya yakin kami akan melakukan banyak pekerjaan di pra-musim, bersiap-siap untuk itu dan tahun depan harus menjadi cerita yang berbeda."
Tottenham Hotspur saat ini berada di urutan delapan liga Premier Inggris dan dijadwalkan mengunjungi Newcastle United pada Kamis (16/7/2020) dini hari WIB.
Baca Juga: Bantu Man City Menangi Banding CAS, Berapa Gaji Pengacara David Pannick?
Tag
Berita Terkait
-
Raphinha Murka, Barcelona Merasa Dirampok Wasit Saat Disingkirkan Atletico Madrid
-
Raphinha Sebut Barcelona Dirampok Wasit usai Tersingkir dari Liga Champions
-
Statistik Mewah Tak Cukup Bantu Liverpool Kalahkan PSG
-
Kalah Agregat, Alvaro Arbeloa Tegaskan Tak Butuh Keajaiban Hadapi Bayern Munich
-
Cedera di Laga Liverpool vs PSG, Hugo Ekitike Terancam Absen Panjang
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Raphinha Murka, Barcelona Merasa Dirampok Wasit Saat Disingkirkan Atletico Madrid
-
Raphinha Sebut Barcelona Dirampok Wasit usai Tersingkir dari Liga Champions
-
Statistik Mewah Tak Cukup Bantu Liverpool Kalahkan PSG
-
Timnas Indonesia Masih Bisa Lolos Piala Dunia 2026? FIFA Dikabarkan Gelar Play-off Tambahan
-
Tak Gentar Polemik Paspoortgate, Striker Subur Ini Tetap Impikan Bela Timnas Indonesia
-
Jens Raven Menangis Haru Saat Dapat Panggilan Perdana Timnas Indonesia Senior
-
Persib Bandung di Puncak, Federico Barba Tekankan Pentingnya Jaga Momentum
-
Persija Jakarta Kembali Menang, Allano Lima Makin Percaya Diri Hadapi Sisa Musim
-
Siap Tikung Persib, Borneo FC Nyatakan 7 Laga Sisa sebagai Partai Final
-
Vincent Kompany Salut Ada Pelatih Perempuan di Bundesliga, Pertama dalam Sejarah