Suara.com - Manajemen klub Persija Jakarta akhirnya mengonfirmasi bahwa Tim Macan Kemayoran akan berkandang di Stadion Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta pada lanjutan Liga 1 2020.
Direktur Olahraga Persija, Ferry Paulus mengatakan bahwa keputusan ini terpaksa diambil karena penyebaran COVID-19 di Jakarta masih relatif tinggi.
"Menggelar pertandingan di Jakarta dengan kondisi COVID-19 yang masih belum stabil menjadi beban yang sangat berat, apalagi (lanjutan) kompetisi terbilang sangat singkat hanya berdurasi kurang dari enam bulan, dengan menyisakan 32 match," papar Ferry seperti dilansir Antara.
Selain situasi yang lebih aman dari pandemi COVID-19, pemilihan Bantul sebagai markas tak lepas dari fasilitas yang lengkap.
Persija juga tidak asing dengan Stadion Sultan Agung karena beberapa kali berkandang di sana pada Liga 1 musim 2018 lalu.
Itulah yang membuat Ferry Paulus merasa yakin timnya dapat menjalani lanjutan Liga 1 2020 dengan positif.
Sementara terkait persiapan tim menjelang lanjutan kompetisi, skuat Persija rencananya akan kembali berlatih secara grup mulai Agustus 2020.
Namun ada beberapa hal yang masih harus dipastikan, terutama terkait venue latihan.
"Kami masih berkoordinasi dengan jajaran pelatih, termasuk kebutuhan teknis pemusatan latihan dan pertandingan uji coba. Kami juga masih mendiskusikan, apakah langsung berlatih di Yogyakarta atau di Jakarta dahulu," tutur Ferry.
Baca Juga: Pelatih AC Milan Bantah Ibrahimovic Marah karena Diganti
Setelah tertangguhkan sejak Maret lalu imbas pandemi COVID-19, Liga 1 2020 akan restart pada 1 Oktober 2020 dan direncanakan rampung 28 Februari 2021.
Kompetisi yang disebut 'Extraordinary Competition' atau 'Kompetisi Luar Biasa' karena dilaksanakan di tengah pandemi COVID-19 ini tetap bergulir semusim penuh dan semua laganya digelar di Pulau Jawa.
Dengan dikonsentrasikan di Pulau Jawa, tim-tim akan berpindah-pindah dengan transportasi darat demi mencegah penyebaran COVID-19.
Seluruh kegiatan selama lanjutan liga nantinya dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat.
Berita Terkait
-
Brisbane Roar Turunkan Kekuatan Penuh, Eks Timnas Korsel Siap Uji Persija dan Dewa United
-
Sebelum Hengkang ke Arema FC, Mauro Zijlstra Bicara Obrolan Serius dengan Shin Tae-yong
-
Pramono Ajak Anies Nonton Persija Bareng di JIS: Legacy-nya Sekarang Bisa Dinikmati
-
Tak Masuk Skema Shin Tae-yong di Persija, Arema FC Blak-blakan Tampung Mauro Zijlstra
-
2 Pekan Digembleng di Thailand, STY AKui Persija Jakarta Belum Sempurna
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
Bagaimana Strategi Sanksi AS ke Iran Memengaruhi Pergerakan Harga Minyak Dunia?
-
Hujan Berkah di Musala Lereng Gunung Semeru: Keseruan Warga Lumajang Rebutan Hadiah Maulid
-
Mengenal Sisi Ramah dari Kegelapan Lewat Buku Bergambar Karya Lemony Snicket
-
Kenali 3 Macam Segitiga Berdasarkan Besar Sudutnya: Lancip, Tumpul, dan Siku-Siku
-
Drummer Meditasi Band Meninggal Dunia, Ambruk di Atas Panggung Teruntum Rock Festival
-
Dikepung Kabut Asap Karhutla, Kualitas Udara Pekanbaru Level Berbahaya
-
Siapa Dalang di Balik Kebakaran Way Kambas? Polda Lampung Incar Potensi Kelalaian Korporasi
-
Bursa Ballon d'Or 2026: Messi, Mbappe hingga Dembele Terpental Oleh Pemain Ini
-
Tahan Beli, Harga Emas Antam Terus Naik Jadi Rp2.768.000/Gram
-
Sanksi AS ke Iran Meluas, Harga Minyak Justru Menahan Napas