Suara.com - Timnas Indonesia senior akan melakoni training camp (TC) atau pemusatan latihan di Jakarta pada 23 Juli hingga 8 Agustus 2020. Pada TC ini, empat pemain Persebaya Surabaya ikut serta.
Empat pemain tersebut adalah Rachmat Irianto, Rivky Mokodompit, Arif Satria dan Koko Ari. Pemanggilan itu tertuang dalam surat PSSI yang ditandatangai oleh Plt. Sekjen Yunus Nusi bernomor 1404/AGB/252/VII-2020 yang diterima sekretariat Persebaya pada Senin (20/7/2020) sore.
Terpanggilnya empat pemain Persebaya ini mendapat atensi khusus dari pelatih kepala Aji Santoso. Menurutnya, pemanggilan ini prestasi tersendiri bagi Persebaya.
"Ada Empat pemain Persebaya yang panggil untuk TC timnas senior ini sangat bagus dan positif buat tim. Ini menunjukan bahwa Persebaya sebagai tim yang sukses meningkatkan kualitas pemain," kata Aji dalam keterangan resmi yang diterima Suara.com, Selasa (21/7/2020).
"Tinggal sekarang bagaimana mereka semua bisa merebut satu posisi di Timnas Indonesia karena ini perlu fokus, disiplin dan kerja keras," ujar pelatih yang pernah membawa Timnas Indonesia juara SEA Games 1991 lalu.
Rencananya, keempat pemain Persebaya tersebut akan langsung bertolak dari kampung halaman masing-masing menuju Jakarta.
Selain Persebaya, beberapa klub Tanah Air juga mengumumkan hal serupa. Seperti Arema FC, Persija Jakarta, dan Bali United.
Arema menyumbang lima pemain yaitu Bagas Adi Nugroho, Johan Alfarizi, Hendro Siswanto, Muhammad Rafli, dan Kushedya Yudo.
Lalu ada Persija yang tiga pemainnya dipanggil yakni Evan Dimas, Osvaldo Haay, dan Ryuji Utomo. Kemudian Bali United yaitu Ilija Spasojevic, Nadeo Argawinata, dan Kadek Agung.
Baca Juga: Persija Sumbang Tiga Pemain di TC Timnas Indonesia Senior
Terkait adanya TC ini, PSSI belum mengumumkannya secara resmi. Termasuk siapa saja pemain-pemain yang dipanggil ikut dalam pemusatan latihan.
Tag
Berita Terkait
-
Pemain Timnas Indonesia Pernah Dipantau Como 1907, Tak Ada yang Lolos Standar Cesc Fabregas
-
Tepung Singkong untuk Padamkan Karhutla Dinilai Sangat Memungkinkan
-
Prabowo Terima Presiden Timor Leste di Istana, 20 Peraih Nobel Ikut Hadir
-
PSSI Beri Lampu Hijau! Persija Resmi Boleh Hadapi Persib di SUGBK 12 September
-
Update Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia jadi Lawan Kedua
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan