Suara.com - Dua kelompok suporter PSIS Semarang yakni Snex dan Panser Biru memberikan usulan kepada manajemen tim untuk tidak bermarkas di Stadion Citarum, Semarang. Mereka menyarankan agar tim Mahesa Jenar bermain di Yogyakarta saja.
Pentolan Panser Biru, Kepareng, mengatakan alasan mereka agar tim bermarkas di Yogyakarta karena saat ini wilayah Semarang dianggap belum aman dari penularan COVID-19. Selain itu, dikhawatirkan ada pendukung yang nekat datang ke stadion.
"Ada beberapa usulan dari kami, salah satunya soal homebase. Masih adanya aturan PKM (pembatasan kegiatan masyarakat) di Semarang dan kekhawatiran soal suporter yang nekat ke Citarum menjadi pertimbangan kami menyarankan PSIS main Yogyakarta," ujarnya saat sarasehan bersama manajemen PSIS seperti dilansir dari laman resmi klub di Jakarta, Sabtu.
Senada dengan Panser Biru, kelompok suporter Snex juga usul supaya PSIS bermain di luar Semarang dan yang terpenting tetap mengikuti kompetisi.
Di satu sisi, jika memindahkan markas ke Yogyakarta maka PSSI akan memberikan bantuan akomodasi. Tentu hal tersebut bakal meringankan beban pengeluaran bagi klub akibat pandemi COVID-19.
"Andai dilaksanakan di Pulau Jawa dan akomodasi ditanggung PSSI dan PT. LIB jika bermain di luar kota, maka kami usul lebih baik main di luar kota karena nanti segala akomodasi menjadi tanggung jawab PSSI," ujar pentolan Snex Edy Purwanto.
Edy juga berharap kompetisi lanjutan ini dimaksimalkan untuk mengasah kemampuan pemain muda. Sebab, kehadiran pemain muda akan menjadi investasi di masa mendatang.
Sementara itu, CEO PSIS Yoyok Sukawi menyambut baik usulan dari Panser Biru dan Snex untuk kemudian diteruskan ke rapat pemegang saham sebelum diambil sebuah keputusan penting.
“Kami (sampaikan) terima kasih kepada Panser Biru dan Snex yang telah memberi masukan untuk kami. Dari awal memang kami selalu melibatkan teman-teman suporter untuk mengambil keputusan. Nanti usul dari teman-teman suporter akan kami rapatkan di rapat pemegang saham sebelum kami ambil keputusan,” katanya.
Baca Juga: Pemain Persija Optimistis Timnas U-19 Bakal Lolos Fase Grup Piala Asia
Sebelumnya, manajemen PSIS mendaftarkan Stadion Citarum sebagai markas mereka dalam mengarungi lanjutan kompetisi pada 1 Oktober nanti. PT. LIB selaku operator kompetisi juga bakal melakukan verifikasi terhadap stadion tersebut.
(Antara)
Berita Terkait
-
PSIS: Swab Test Jelang Pertandingan Liga 1 2020 Memberatkan
-
PSIS Semarang Belum Tentukan Jadwal Kumpulkan Pemain, Kenapa?
-
Kompetisi Liga 1 Dilanjutkan Oktober, Begini Respons PSIS Semarang
-
PSIS Semarang Persiapkan Diri Hadapi Lanjutan Liga 1 2020
-
Shin Tae-yong dan PSSI Berdamai, Bos PSIS Semarang Tak Terkejut
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
Rayakan Juara, Suporter PSG Malah Bentrok dengan Polisi, 426 Orang Ditangkap
-
Arsenal Gagal Juara Liga Champions, Mikel Arteta Didesak Tendang Pemain Ini
-
Liverpool Pecat Arne Slot, Andoni Iraola Jadi Kandidat Terkuat Pengganti
-
Arsenal Kalah Adu Penalti dari PSG, Declan Rice: Ini Seperti Seperti Lotere
-
Model OnlyFans Janjikan Malam Panas untuk Kiper PSG, Istri Langsung Pasang Badan
-
PSG Back to Back Juara, Luis Enrique: Lawan Arsenal Jauh Lebih Melelahkan!
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Berapa UCL PSG usai Menang Lawan Arsenal? Ini Sepak Terjang di Champions League
-
Puja-puji Mikel Arteta untuk PSG Usai Juarai Liga Champions
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara