Suara.com - Mantan pelatih Timnas Putri Indonesia, Satia Bagdja, meninggal dunia, Senin (3/8/2020) malam. Pelatih Madura United, Rahmad Darmawan, mengaku sangat kehilangan salah satu rekannya dalam bekerja.
Rahmad Darmawan memang sering bekerja sama dengan Satia. Di mana Rahmad biasanya jadi pelatih kepala dan Satia sebagai asisten.
Mulai dari Persikota Tangerang, Sriwijaya FC, Persija Jakarta, Arema FC, dan Persebaya Surabaya keduanya bersama-sama. Bahkan, ketika lelaki yang akrab disapa RD melatih T-Team di Malaysia, Satia Bagdja turut mendampingi.
Tidak hanya di klub, ketika melatih Timnas Indonesia U-23 di SEA Games 2011 dan 2013 lalu, Satia Bagdja juga menjadi pendampingi RD.
"Saya sangat dekat sekali bahkan sudah saya anggap saudara. Kerja bareng bersamanya mulai dari Persikota, Sriwijaya, Persija, Arema, Persebaya, T-Team Terengganu, sampai Timnas Indonesia U-23 di Sea Games 2011 dan 2013," kata RD saat dihubungi awak media via telepon, Selasa (4/8/2020).
"Beliau sosok yang fokus pada bidang kepelatihan khususnya physical trainer, walau juga bisa menangani tim sebagai Head Coach di Timnas Putri dan Persiba Balaikpapan," jelasnya.
"Beliau orang yang enak diajak berdiskusi dan sangat baik pergaulannya dengan teman-teman yang lain dan dengan pemain juga sangat dekat," tambah mantan juru taktik Tira Persikabo itu.
Ada beberapa momentum yang tak bisa dilupakan ketika keduanya bekerja sama. Salah satunya adalah ketika Timnas Indonesia U-23 bermain di final SEA Games 2011 dan 2013.
RD mengatakan Satia Bagdja yang menguatkannya ketika gagal meraih kemenangan pada laga tersebut. Bagi RD, sosok Satia sangatlah penting.
Baca Juga: PSSI Berduka Atas Meninggalnya Satia Bagdja
"Jujur banyak sekali pengalaman yang tidak dilupakan dari sosok beliau. Tapi yang paling saya ingat adalah pada saat dua kali final pertandingan SEA Games. Saat itu kami gagal meraih kemenangan dan gagal mendapatkan medali emas," ceritanya.
"Tapi saat itu sosok Pak Satia yang menguatkan saya dan berusaha bangkit dari kegagalan tersebut. Karena jujur pada saat itu saya sangat kecewa dengan hasil dua kali final tersebut," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Teknik Dasar Kian Matang, Timo Scheunemann Puji Progres Pesepak Bola Putri di Bandung dan Yogyakarta
-
Persipura Jayapura Persembahkan Kemenangan untuk Mettu Dwaramury, Owen: Kami Fokus di Papan Atas
-
Cerita Nenek Jordy Wehrmann Soal Hasrat Cucunya Bela Timnas Indonesia
-
Klasemen Terbaru BRI Super League Usai Persija Jakarta Tekuk MU 2-0 di GBK
-
Sejajarkan dengan Maracana! Pelatih Brasil Terkesima Kemegahan GBK Jelang Lawan Persija
Terpopuler
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
Terkini
-
Harga Cuma Rp350 M, Manchester United dan Barcelona Berebut Bek Dortmund Julian Ryerson
-
Joan Laporta Tuduh Ada Tangan-tangan Tak Tampak Ingin Barcelona Gagal Juara La Liga
-
Allegri Kibarkan Bendera Putih: Sebut Inter Favorit Scudetto, Milan Fokus Tiket Liga Champions
-
Asisten Ten Hag Bongkar Konflik Cristiano Ronaldo di MU: Ogah Pressing, Pilih Angkat Kaki
-
Wayne Rooney Sebut Arne Slot Tak Punya Aura Kuat sebagai Pelatih Liverpool
-
Alasan Persija Tinggalkan GBK Demi JIS, Persiapan Skuad Garuda untuk Ajang FIFA Series 2026
-
Ricky Pratama Pernah Konflik dengan STY Sebelum Dugaan Penganiayaan
-
Siap Taklukkan Ratchaburi FC, Bojan Minta Bobotoh Padati GBLA
-
Live Streaming Juventus vs Galatasaray: Potensi Duel Panas di Istanbul!
-
Taklukan Bali United di Kandang, Maxwell Souza Puji Determinasi Tinggi Seluruh Skuat Persija Jakarta