Suara.com - Kiper Leicester City Kasper Schmeichel memiliki impian besar untuk bergabung dengan Manchester United. Hal itu diungkapkan oleh mantan rekan setimnya di Manchester City Mikkel Bischoff.
Bischoff mengatakan bahwa kiper Leicester tersebut "akan melakukan apa saja untuk berseragam" Setan Merah. Hal ini tidak lepas dari status sang ayah, Peter Schmeichel yang merupakan kiper legendaris di Old Trafford dan punya banyak cerita sukses.
Schmeichel telah menjalani karier yang baik di sepak bola Inggris selama 15 tahun terakhir, yang dimulai ketika menembus skuat senior City dari akademi klub pada 2005.
Kiper timnas Denmark tersebut menghabiskan waktu empat tahun di Stadion Etihad, tetapi akhirnya gagal mengamankan posisi penjaga gawang utama setelah beberapa kali dipinjamkan ke klub lain.
Schmeichel akhirnya bergabung dengan Notts County pada 2009 dan menghabiskan satu musim di Meadow Lane sebelum bergabung dengan Leeds United, di mana menarik perhatian Leicester.
The Foxes kemudian memutuskan untuk menggaet Schmeichel dengan kontrak berdurasi tiga tahun pada Juni 2011 dan sejak itu ia telah membuat 378 kali penampilan untuk klub lalu sekaligus mengantarkan mereka menjadi juara liga Inggris pada musim 2015/16.
Performa kiper berusia 33 tahun tersebut dinilai solid di musim 2029/20, yang mencatat 13 clean sheet untuk membantu tim asuhan Brendan Rodgers finish posisi kelima di divisi tertinggi Inggris itu.
Schmeichel kini dikaitkan dengan klub bekas ayahnya tersebut dan bisa menjadi pengganti kiper utama David de Gea, yang belakangan mendapatkan banyak kritikan karena kerap melakukan blunder di pertandingan penting.
Manchester United berniat untuk mendatangkan kiper lain demi memberikan persaingan bagi De Gea dan Schmeichel bisa menjadi opsinya.
Baca Juga: 5 Fakta Menarik Jelang Manchester United vs LASK di Liga Europa
"Mancester United tidak perlu ragu dengan usia Schmeichel yang sudah 33," ucap mantan kiper asal Denmark, Mikkel Bischoff, dikutip Antara dari Goal pada Rabu (05/8/2020).
"Dalam beberapa tahun terakhir, kiper yang sukses di klub banyak berusia di atas tiga puluhan. Schmeichel dengan mudah bermain untuk tiga atau empat tahun ke depan di United," sambung eks kiper Manchester City.
Mikkel Bischoff juga menjelaskan bahwa Kasper Schmeichel adalah fans berat Manchester United.
"Schmeichel adalah fans berat United. Ia selalu dan akan menjadi fans United, itu akan menjadi mimpi terbesar yang menjadi kenyataan bila ia bermain di United."
"Bila Kasper mendapat kesempatan untuk bermain hanya sepuluh laga untuk United, maka dia melompat. Itu sangat penting baginya. Dia penggemar berat sehingga dia akan melakukan apa saja untuk sampai ke klub itu," tutup Mikkel Bischoff.
Berita Terkait
-
Chelsea vs AC Milan di GBK, Erick Thohir Nantikan Duel Man United Kontra Persija, PSG Lawan Persib
-
Manchester United Dekati Tchouameni, Madrid Siap Jual 68 Juta Poundsterling
-
Jose Mourinho Dikabarkan Ngamuk Usai Aurelien Tchouameni Menuju Manchester United
-
Tinggalkan Eropa, Casemiro Resmi Gabung Inter Miami dan Siap Main Bareng Lionel Messi
-
Youri Tielemans Tak Sabar Main di Old Trafford Usai Gabung Manchester United
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan