Houssem Aouar mengirim umpan terobosan ke arah Ekambli, yang berdiri di posisi offside tetapi memilih tak menyentuh bola, dan membiarkan Dembele mengejarnya sebelum melepaskan tembakan yang tak dihalau sempurna oleh Ederson sebelum memantul masuk ke gawang City. Lyon dua, City satu pada menit ke-79.
City mendapat peluang emas untuk menyamakan kedudukan pada menit ke-86, saat Mahrez mengirim umpan tarik ke muka gawang di mana Sterling berdiri bebas, tetapi penyerang tim nasional Inggris itu malah melepaskan tembakan yang melambung tak tentu arah.
Hanya sesaat setelahnya, Lyon malah menambah keunggulan jadi 3-1 ketika Ederson melakukan antisipasi buruk atas tembakan mudah Aouar dan bola memantul ke arah Dembele yang sekali lagi berdiri di posisi aman untuk menyambar si kulit bundar ke dalam gawang.
Waktu terus berjalan dan kesempatan City mengejar ketertinggalan kian menipis, terlebih Lopes tampil gemilang lagi menghalau eksekusi tendangan bebas De Bruyne pada menit ketiga injury time.
Ketika peluit tanda laga usai berbunyi, City harus menunggu setidaknya semusim lagi untuk memenuhi ambisi sang pemilik dari Timur Tengah menjuarai kompetisi paling bergengsi di Eropa.
Susunan pemain:
Manchester City (3-1-4-2): Ederson Moraes; Fernandinho (Riyad Mahrez), Eric Garcia, Aymeric Laporte; Rodri Hernandez (David Silva); Kyle Walker, Kevin de Bruyne, Ilkay Gundogan, Joao Cancelo; Gabriel Jesus, Raheem Sterling
Pelatih: Pep Guardiola
Olympique Lyon (3-5-2): Anthony Lopes; Jason Denayer, Marcelo, Fernando Marcal; Leo Dubois (Kenny Tete), Maxence Caqueret, Bruno Guimaraes (Thiago Mendes), Houssem Aouar, Maxwell Cornet; Memphis Depay (Moussa Dembele), Karl Toko Ekambi (Jeff Reine-Adelaide)
Pelatih: Rudi Garcia
Baca Juga: Hadapi Olympique Lyon, Manchester City Tanpa Sergio Aguero
Berita Terkait
-
Hansi Flick Optimistis Barcelona Bisa Comeback Lawan Atletico Madrid
-
Arne Slot Andalkan Magis Anfield untuk Comeback Lawan PSG
-
Alasan Mohamed Salah Dicadangkan Saat Arne Slot Pilih Taktik Bertahan Lawan PSG
-
Simeone Tertawa, Flick Mengamuk: Drama VAR Panaskan Duel Atletico vs Barcelona
-
Barcelona Dipermalukan Atletico, Hansi Flick Semprot Wasit: Buat Apa Ada VAR!
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Tersandung Skandal Pasporgate, Tim Geypens Menyesal Dinaturalisasi Timnas Indonesia
-
Legenda Persija Sutan Harhara Meninggal Dunia
-
Mauricio Souza Bela Cyrus Margono: Jangan Nilai dari Satu Laga
-
Bukan Persija atau Borneo, Tavares Pilih Persib Kandidat Kuat Juara Super League
-
Tanpa 5 Pilar Utama, Persija Tak Gentar Jamu Persebaya di GBK
-
Souto Akui Thailand Favorit, Tapi Timnas Futsal Indonesia Siap Beri Kejutan
-
Skuad Pincang Bukan Halangan, Persija Jakarta Siapkan Taktik Lumat Persebaya
-
Timnas Indonesia Hadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026?
-
Reuni Panas! Eliano Reijnders Tak Segan Bantu Persib Bungkam Bali United
-
Timnas Futsal Indonesia Tak Gentar Hadapi 6 Jebolan Piala Dunia Milik Thailand di Final