Suara.com - Gelandang muda Persija Jakarta, Rayhan Hannan, resmi kembali mendapat kepercayaan untuk memperkuat Timnas senior Indonesia. Pemanggilan ini menjadi momentum penting bagi sang pemain untuk membuktikan kualitasnya di level internasional.
Skuad Garuda dijadwalkan melakoni dua pertandingan krusial dalam ajang FIFA Match Day awal bulan ini. Tim asuhan John Herdman tersebut bakal menantang kekuatan Oman dan Mozambik di markas sendiri.
Kehadiran Hannan dalam pemusatan latihan kali ini membawa angin segar bagi lini tengah nasional. Pemain berusia 22 tahun itu siap bersaing dengan deretan pemain aboard yang mendominasi skuad.
"Rasanya senang, apalagi ini senior pertama saya dengan banyak diaspora. Jadi belajar banyak juga dengan mereka," kata Hannan ketika ditemui awak media di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin.
Kesempatan emas ini didapatkan Hannan setelah ia berhasil menunjukkan grafik performa yang melonjak tajam. Ia sempat melewati fase sulit di awal kompetisi domestik bersama klubnya sebelum akhirnya bangkit.
Catatan impresif berhasil dibukukan Hannan dalam sepuluh pertandingan pamungkasnya di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Ia bertransformasi menjadi pilar utama yang hampir tidak tergantikan di starting eleven.
Kontribusi nyatanya di lapangan terbukti lewat torehan tiga gol serta satu umpan matang. Pencapaian tersebut menjadi modal berharga bagi sang gelandang untuk menembus tim utama Garuda.
"Ya mungkin itu sepak bola. Sama kayak hidup, kadang di atas kadang di bawah, tapi saya gak pernah hilang fokus, saya kerja keras, dan semua akan datang pada waktunya," kata Hannan.
Konsistensi dan mentalitas pantang menyerah yang ditunjukkan Hannan di level klub menarik perhatian tim kepelatihan nasional. Atribut permainan yang dimilikinya dinilai sangat cocok dengan skema yang sedang dibangun.
Baca Juga: John Herdman Ingin Timnas Indonesia Bertemu Malaysia dan Thailand di Piala AFF 2026, Ini Alasannya
Pelatih kepala Timnas Indonesia, John Herdman, membeberkan alasan kuat di balik keputusan memanggil pemain Persija tersebut. Ia melihat ada potensi besar yang sesuai dengan kebutuhan taktiknya.
"Setiap posisi memiliki profil yang mencakup aspek fisik, teknis, dan taktis. Rayhan sangat cocok dalam beberapa aspek teknis dan taktis tersebut," ungkap Herdman.
Kemampuan bertahan dan menyerang yang seimbang menjadi nilai plus yang dimiliki oleh sang gelandang muda. Karakteristik permainannya dianggap merepresentasikan gaya main modern yang diinginkan tim kepelatihan.
"Intensitas pressing-nya mencerminkan identitas yang ingin kami lihat. Kemampuannya bermain di antara lini lawan dan memecah garis pertahanan juga berada pada level yang baik," kata dia.
Kini, tantangan baru yang lebih berat sudah menanti Hannan dalam sesi latihan bersama skuad Garuda. Ia harus membuktikan kapasitasnya saat berhadapan dengan tembok pertahanan tangguh yang diisi pemain kelas Eropa.
"Sekarang tugas kami adalah mengujinya ketika berhadapan dengan pemain seperti Elkan Baggott, Justin Hubner, dan Kevin Diks. Itu level yang berbeda. Apakah dia bisa beradaptasi? Dia memulai dengan baik dan semoga terus berkembang," kata dia.
Dua pertandingan persahabatan internasional ini akan diselenggarakan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Laga perdana kontra Oman digelar Jumat (5/6), disusul duel melawan Mozambik pada Selasa (9/6).
Hannan sendiri tercatat telah mengoleksi tiga penampilan bersama Timnas Indonesia pada akhir tahun lalu. Caps tersebut didapatkannya saat memperkuat tim nasional dalam turnamen regional Piala AFF 2024.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
Pilihan
-
Terbuang dari Klub Orang Indonesia, Emil Audero Selangkah Lagi ke Rayo Vallecano
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
Terkini
-
Sengketa Lahan Bertahun-tahun, Warga Banjarsari Bermalam di Kantor Bupati Lahat
-
Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar
-
Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK
-
Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga
-
Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan
-
Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi
-
Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla
-
Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo
-
Aktor Utama di Luar Negeri, Bareskrim Endus Pola Canggih Penyelundupan Narkoba Jalur Laut
-
Jonatan Christie Kejar Poin di China Masters, Tiket World Tour Finals Jadi Target