Bola / Bola Indonesia
Selasa, 02 Juni 2026 | 15:57 WIB
Jordi Amat (ig Jordi Amat)

Suara.com - Pelatih John Herdman sengaja menyimpan tenaga Eliano Reijnders dan Jordi Amat demi target besar di Piala AFF 2026. Langkah strategis ini diambil agar kedua pemain pilar tersebut berada dalam kondisi puncak saat turnamen dimulai akhir Juli nanti.

Kebijakan ini sekaligus menjawab teka-teki absennya kedua bintang tersebut dalam agenda uji coba internasional bulan ini. Skuad Garuda dijadwalkan melakoni dua pertandingan FIFA Match Day tanpa kehadiran mereka.

Timnas Indonesia akan menantang Oman pada Jumat (5/6) disusul laga kontra Mozambik pada Selasa (9/6). Kedua pertandingan kompetitif tersebut bakal digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

Timnas Indonesia Perkuat Aspek Non-Taktikal untuk Hadapi Jepang dan Qatar di Piala Asia 2027. [Dok. KitaGaruda]

Khusus untuk Eliano, juru taktik asal Inggris tersebut mengungkapkan bahwa sang pemain tengah fokus memulihkan kebugarannya. Pemain serbabisa itu mengalami cedera pasca-membawa Persib Bandung merengkuh trofi juara BRI Super League musim ini.

"Kami tidak ingin ketika Eliano datang untuk persiapan AFF, dia masih harus menjalani rehabilitasi cedera," kata Herdman ketika ditemui awak media di Stadion Madya, Senin.

Herdman sendiri sudah memahami betul kapasitas adik kandung gelandang Manchester City dan timnas Belanda, Tijjani Reijnders tersebut. Kualitas sang pemain telah diuji langsung dalam turnamen mini FIFA Series 2026 awal tahun ini.

Pelatih Bali United, Johnny Jansen, blak-blakan mengaku sempat merayu mantan anak asuhnya, Eliano Reijnders, sebelum sang pemain akhirnya lebih memilih gabung Persib Bandung. [Suara.com/Arief Apriadi]

Pada ajang tersebut, Eliano dipercaya turun sebagai pemain pengganti dalam pertandingan melawan Saint Kitts-Nevis serta Bulgaria. Kontribusinya di atas lapangan dinilai memberikan dimensi baru bagi permainan kolektif tim.

Catatan performa Eliano pada musim perdananya di kancah sepak bola tanah air terbilang sangat impresif. Ia sukses membukukan 38 penampilan serta menyumbang tiga assist di seluruh kompetisi bersama Maung Bandung.

Di sisi lain, situasi berbeda dialami oleh bek senior Jordi Amat yang juga ditepikan dari skuad bulan Juni. Pemain berpengalaman tersebut absen bukan karena masalah cedera fisik.

Baca Juga: Mengukur Kekuatan Lini Belakang Timnas Indonesia saat Tanpa Nama Jay Idzes

Herdman sengaja mengosongkan posisi Jordi untuk sementara waktu demi eksperimen taktik. Dirinya ingin memberikan kesempatan serta memantau kualitas para pemain lain di lini pertahanan.

Eks pelatih timnas Kanada itu menegaskan telah menjalin komunikasi yang sangat baik terkait keputusan ini. Hubungan profesional yang harmonis membuat kebijakan rotasi berjalan lancar tanpa hambatan.

"Saya berbicara baik-baik dengan Jordi. Dia pemain senior yang memahami tubuhnya dan tahu apa yang dibutuhkannya," kata Herdman.

Palang pintu berusia 34 tahun tersebut dipastikan akan kembali dipanggil dalam pemusatan latihan bulan depan. Kehadirannya sangat dibutuhkan untuk memperkokoh organisasi pertahanan Garuda di level regional.

"Dia akan kembali pada bulan Juli dalam kondisi segar, sehat, siap berlatih, dan bersaing memperebutkan tempatnya," kata pelatih asal Inggris tersebut.

Langkah manajemen fisik ini menjadi sangat krusial mengingat ketatnya jadwal turnamen Asia Tenggara mendatang. Kehadiran kombinasi pemain muda potensial dan pilar berpengalaman diharapkan mampu memutus dahaga gelar juara Indonesia.

Load More