Suara.com - Gelandang Paris Saint-Germain (PSG), Ander Herrera, masih merasa timnya tak pantas menelan kekalahan 0-1 di final Liga Champions melawan Bayern Munich di Stadion da Luz, Lisbon, Portugal, Senin (24/8/2020) dini hari WIB.
Pasalnya, Herrera bersikeras ia dan rekan-rekannya telah melakukan segalanya dan menciptakan lebih banyak peluang ketimbang Bayern.
"Saya pikir kami sudah melakukan segalanya untuk memenangi pertandingan, kami punya lima atau enam peluang," kata Herrera dalam komentar pascalaga dilansir Antara dari laman resmi UEFA.
Akan tetapi semua peluang itu tak mampu terkonversi menjadi gol, di satu sisi karena Kylian Mbappe serta Neymar kali ini kurang tajam berbarengan dengan penampilan gemilang kiper Bayern Manuel Neuer.
"Sebaliknya mereka punya dua atau tiga, tetapi mencetak salah satunya di babak kedua," ujar Herrera.
Satu peluang yang berhasil dikonversi Bayern menjadi gol itu terjadi pada menit ke-59, ketika lini belakang PSG teledor membiarkan Kingsley Coman berdiri tak terkawal di area tiang jauh untuk menanduk umpan silang terukur kiriman Joshua Kimmich.
Kegagalan membalas gol itu, praktis mengubur ambisi PSG meraih trofi Liga Champions di penampilan pertama mereka di partai final, sekaligus menghentikan raihan Le Parisien hanya berupa trigelar domestik yakni Liga Prancis, Piala Prancis dan Piala Liga Prancis, serta satu trofi hiburan pembuka musim 2019/20 Trophee des Champions.
"Kami kini harus mengevaluasi semua capaian kami musim ini, tim yang kami bangun, atmosfer yang tercipta di tim ini," ujar Herrera.
"Kami memenangi empat trofi dan kalah di final Liga Champions, yang sebetulnya kami tidak pantas mendapat hasil ini menurut saya," pungkas Herrera. (Antara)
Baca Juga: Keputusan Hansi Flick Mainkan Kingsley Coman Tuai Pujian
Berita Terkait
-
Respons Pep Guardiola Soal 4 Pemain Man City Puasa Ramadan Lawan Real Madrid di Liga Champions
-
3 Wakil Inggris vs 3 Klub Laliga, Siapa Lolos ke Perempatfinal Liga Champions?
-
Prediksi Superkomputer Hasil Drawing 16 Besar: Arsenal Favorit Juara, Real Madrid Tersingkir
-
Matthaus Sebut Der Klassiker Dortmund vs Bayern sebagai Duel Magis
-
Lawan Bayern Munich di 16 Besar, Atalanta Ogah Gemetar Hadapi Harry Kane Cs
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Piala Dunia 2026 Terancam, FIFA Respons Serangan AS-Israel ke Iran
-
Serangan AS-Israel ke Iran: Dentuman Keras di Riyadh, Bagaimana Nasib Cristiano Ronaldo?
-
Penyelamatan Krusialnya Jadi Kunci, Lille Pamerkan Aksi Heroik Calvin Verdonk
-
Terungkap! Maarten Paes Blak-blakan Soal Peran Penasihat Teknis PSSI di Balik Transfernya ke Ajax
-
Alasan Ivar Jenner Tiba-tiba Absen dari Skuad Dewa United, Dibekap Cedera?
-
Serangan AS-Israel: Liga Iran Resmi Dihentikan, Pemain Asing Pilih Angkat Kaki
-
Media Italia Klaim Jay Idzes Sebagai Rekrutan Terbaik Sassuolo Musim Ini
-
Maarten Paes Gantungkan Harapan ke John Herdman: Timnas Indonesia Harus Naik Level Dunia
-
Viking Ajak 193 Anak Yatim Nonton Persib, Doa Jadi Kekuatan Tambahan
-
Nova Arianto Gelar TC Timnas Indonesia U-20, Muncul Penyerang Keturunan Australia