Suara.com - Asisten pelatih Persebaya Surabaya Mustaqim menyebutkan bahwa Indonesia saat ini krisis striker lokal berkualitas sehingga kerap menjadi batu sandungan saat pelatih timnas membutuhkan pemain dengan posisi tersebut.
"Krisis striker lokal ini harus diakui, karena kebanyakan klub-klub di Indonesia menggunakan striker asing. Bahkan bukan hanya satu, sampai dua," kata Mustaqin seperti dilansir dari laman tim di Jakarta, Senin (24/8/2020).
Sebagai mantan striker, Mustaqim berharap pemain muda banyak mendapatkan kesempatan bermain di klub. Dengan banyaknya pemain asing di posisi penyerang membuat kesempatan striker lokal untuk unjuk gigi menjadi minim.
Jikapun klub di Indonesia merekrut pemain lokal, mantan asisten pelatih Persija Jakarta mengatakan kebanyakan mereka hanya menjadi penghangat bangku cadangan.
"Kesempatan pemain lokal hampir tidak ada untuk starting eleven, kalaupun ada menitnya juga sangat sedikit," kata Mustaqim menambahkan.
Namun, bagi pria yang akrab disapa Abah Taqim tersebut bukan berarti Indonesia tidak punya sama sekali stok striker berkualitas. Menurutnya ada beberapa penyerang lokal yang memenuhi syarat penyerang berkualitas.
Nama-nama seperti Bagus Kahfi dan mantan striker Persebaya Osvaldo Haay dinilai Abah Taqim layak mengisi pos penyerang timnas Indonesia. Menurutnya kedua striker tersebut memiliki beberapa kesamaan.
"Menurut saya ada beberapa kriteria striker bagus, yaitu petarung, goal getter, radiusnya luas (daya jelajah), dan berani. Striker juga harus bandel dan licik. Licik dalam arti harus pintar membaca situasi, kapan harus bergerak, kapan harus eksekusi," ungkap Abah Taqim.
Selain itu, penyerang Bajol Ijo, Patrich Wanggai juga disebut sebagai salah satu striker lokal terbaik yang dimiliki Indonesia. Menurutnya kemampuan Patrich cukup komplit. Shooting kedua kakinya berbahaya, badannya cukup besar untuk melindungi bola, dan memiliki kecepatan.
Baca Juga: PSG Siap Datangkan Messi sebagai Pelipur Lara Gagal Juara Liga Champions
"Patrich Wanggai skill individunya bagus, dan dia pernah masuk timnas. Meski sudah mulai lepas dari usia emas tapi karakternya sebagai striker berkualitas masih ada," kata salah satu sosok yang ikut membawa Persebaya juara musim 1988.
Regulasi Liga 1 soal kewajiban memainkan pemain U-20 dinilai cukup tepat untuk menambah jam terbang pemain muda. Apalagi Indonesia akan dihadapkan sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 tahun depan.
Berita Terkait
-
Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Rektor UI Tegaskan Kampus Tak Boleh Asal Jalankan Program Makan Bergizi Gratis
-
Timnas Indonesia Lawan Oman dan Mozambik di GBK Untuk Dongkrak Ranking FIFA Juni 2026
-
Danantara Disebut Jadi Mesin Baru Ekonomi Indonesia, Siap Akhiri Era Inefisiensi BUMN
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati