Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia U-16, Bima Sakti, menerangkan timnya punya rencana menggelar pertandingan uji coba melawan Uni Emirat Arab (UEA). Namun, belum diketahui pasti kapan uji coba itu terlaksana.
Uji coba dirasa perlu bagi Bima Sakti untuk mengukur kemampuan anak asuhannya sebelum terjun di Piala Asia U-16 2020. Apalagi, karakter permainan UEA dianggap cocok dengan salah satu lawan di kejuaraan tersebut.
Seperti diketahui, Timnas U-16 berada di Grup D bersama dengan Jepang, Arab Saudi, dan Cina. Piala Asia akan berlangsung di Bahrain pada 25 November hingga 12 Desember 2020.
"Untuk uji coba lawan UEA sekarang belum pasti juga kapan akan dilaksanakannya. Tapi yang jelas ini memang sudah bagian dari rencana dari kami tim pelatih," kata Bima Sakti ketika dihubungi oleh awak media via pesan WhatsApp, Rabu (26/8/2020).
Menurut Bima, rencana melawan UEA sudah disetuji oleh Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan. Meski begitu, belum diketahui kepastian pertandingannya.
"Selain itu kami juga sangat butuh uji coba internasional untuk memberikan mental bertanding kepada pemain. Alhamdulillahnya, Pak Ketum PSSI sudah merestui rencana uji coba internasional ini," tambahnya.
Saat ini, Timnas Indonesia U-16 sedang menggelar training camp (TC) di Bekasi sejak 9 Agustus lalu. Sejak pemusatan latihan dimulai, tim berjuluk Garuda Asia itu sudah dua kali menggelar uji tanding melawan tim lokal dengan hasil kemenangan.
Melawan Asosiasi Kota Bandung, Timnas U-16 menang dengan skor 4-1, Senin (24/8/2020). Sebelumnya, mereka juga mengalahkan tim SSB POR Uni Bandung dengan skor 2-0 pada 14 Agustus lalu.
Baca Juga: Timnas U-16 Menang Telak di Laga Uji Coba, Bima Sakti Keluhkan Hal Ini
Berita Terkait
-
Kondisi Terkini PLTN Barakah UEA Usai Kebocoran Radiasi Nuklir Setelah Diterjang Bom Drone
-
Drone Hantam Pembangkit Nuklir UEA, Trump Ancam Iran: Waktu Kalian Hampir Habis
-
Bohong atau Fakta? Klaim Netanyahu Kunjungi UEA Secara Rahasia Picu Kehebohan Ini di Tengah Perang
-
UEA Diserang Rudal dan Drone, Negara Arab dan Eropa Ramai-ramai Hakimi Iran
-
Mengejutkan! OPEC Naikkan Kuota Produksi Minyak Usai UEA Mundur, Pengaruh ke Dunia Apa?
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Udara Singapura Makin Buruk Jumat Pagi karena Asap Kebakaran Hutan
-
Respati Ardi Resmi Tetapkan Status Tanggap Darurat Kebakaran TPA Putri Cempo 14 Hari
-
6 Sepatu Jalan Putih yang Tidak Gampang Kotor, Berbahan Kulit Sintetis
-
Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT
-
Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD
-
Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi
-
FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen
-
Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri
-
Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional
-
Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan