- Iran dituduh meluncurkan 15 rudal dan empat drone ke wilayah UEA pada Senin, 5 Mei 2026.
- Serangan tersebut memicu kebakaran di fasilitas minyak Fujairah dan melukai tiga warga negara asing India.
- Berbagai negara dan organisasi internasional mengecam tindakan Iran serta mendesak agar segera kembali melakukan diplomasi.
Suara.com - Gelombang kecaman internasional menghantam Iran setelah Uni Emirat Arab (UEA) menuding Teheran meluncurkan 15 rudal dan empat drone ke wilayahnya pada Senin (5/5/2026) waktu setempat.
Menurut otoritas UEA, sistem pertahanan udara berhasil mencegat seluruh proyektil yang mengarah ke wilayah negara itu.
Namun, satu serangan drone memicu kebakaran besar di kawasan industri minyak Fujairah Petroleum Industries Zone dan melukai tiga warga negara India.
UEA juga menuduh Iran menyerang kapal tanker minyak kosong milik perusahaan energi negara saat melintas di Selat Hormuz. Namun, pihak Iran membantah seluruh tuduhan tersebut.
Dilansir dari Aljazeera, Arab Saudi menjadi salah satu negara pertama yang mengecam keras serangan itu.
Kementerian Luar Negeri Saudi menegaskan solidaritas penuh terhadap UEA dan mendesak Iran segera menghentikan serangan terhadap fasilitas sipil serta ekonomi.
Qatar menyebut serangan tersebut sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatan UEA dan ancaman serius bagi stabilitas kawasan.
Sikap serupa juga disampaikan Kuwait, Bahrain, dan Yordania yang kompak mendukung langkah UEA untuk membela diri.
Bahrain bahkan mendesak Dewan Keamanan PBB mengambil tindakan tegas terhadap Iran.
Baca Juga: Konflik AS-Iran Guncang Pasar, Harga Minyak Dunia Kini Berbalik Melemah
Sementara itu, Kanselir Jerman Friedrich Merz menuntut Iran kembali ke meja perundingan dan menghentikan ancaman terhadap kawasan.
“Teheran harus kembali ke meja negosiasi dan berhenti menyandera kawasan serta dunia,” tegas Merz.
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer turut mendesak Iran agar kembali terlibat dalam diplomasi guna menjaga gencatan senjata tetap bertahan.
Sedangkan Presiden Prancis Emmanuel Macron menyebut serangan itu tidak dapat dibenarkan dan tidak dapat diterima.
Uni Eropa menilai tindakan Iran merupakan pelanggaran nyata terhadap hukum internasional. Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen menegaskan keamanan Teluk memiliki dampak langsung terhadap Eropa dan stabilitas global.
Berita Terkait
-
Konflik AS-Iran Guncang Pasar, Harga Minyak Dunia Kini Berbalik Melemah
-
Korea Selatan Selidiki Kebakaran Kapal di Selat Hormuz, Penyebab Masih Misterius
-
Gencatan Senjata Semu, Iran hadang Operasi Militer AS di Selat Hormuz
-
IHSG Dihantui Aksi Jual Asing Rp791 Miliar, Cek Saham yang Wajib Dicermati Hari Ini
-
Harga Minyak Melonjak 6 Persen Usai Iran Serang UEA, Selat Hormuz Makin Panas!
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan
-
Jadwal Padat Piala Presiden 2026 Diprotes Klub, Panpel Klaim Sudah Direstui AFC
-
Sambut HUT RI ke-81, PB ORADO Gelar Turnamen Bertajuk Piala Panglima TNI
-
Terancam Sanksi! FK UGM Investigasi dr. Elda Putri Soal Komentar Rendahkan Pasien BPJS
-
Tiket Pesawat Jakarta-Yogyakarta Rp890 Ribuan! Ini Daftar Promo untuk Liburan Hemat
-
Perang Timur Tengah Belum Goyahkan Ekspor RI, BPS Ungkap Mesin Pertumbuhan Ekonomi Masih Ngebut
-
Bukan Sekadar Tempat Transit, Wajah Baru Lounge Bandara Ini Setara Hotel Berbintang
-
Bahlil Beri Tugas Baru Lemigas Urus Impor Minyak dan LPG, Targetkan Pasokan Nasional Lebih Terjamin
-
Tunda Kenaikan Gaji Kepala Daerah! Korupsi Itu Soal Integritas, Bukan Kurang Penghasilan