Suara.com - Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, memastikan program training camp (TC) Timnas Indonesia U-19 di Eropa berubah jika Piala Asia U-19 2020 di Uzbekistan batal digelar.
Dalam rencana sebelumnya, usai pemusatan latihan di Kroasia, Timnas U-19 langsung bertolak ke Uzbekistan. Akan tetapi jika Piala Asia U-19 2020 batal digelar, tim besutan Shin Tae-yong akan melanjutkan pemusatan latihan di negara lain di Eropa.
Menurut Iriawan, kemungkinan Timnas U-19 Indonesia akan lanjut TC di Portugal, Spanyol, atau Turki. Adapun Garuda Nusantara --julukan Timnas U-19-- akan berangkat ke Kroasia, Sabtu (29/8/2020) malam.
"Kalau Piala Asia U-19 batal, kami rencananya, tadinya dari Kroasia langsung ke Uzbekistan. Tapi baru kita persiapkan ini yah, dari Kroasia nanti akan lanjutkan TC kembali," kata Iriawan di sela latihan Timnas Indonesia U-19 di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, (28/8/2020).
"Kalau tidak di Turki, di Spanyol, atau Portugal. Kami sedang menunggu rekomendasi atau administrasi dari federasi Turki, Spanyol, dan Portugal," jelasnya.
Mantan Kapolda Metro Jaya itu menjelaskan sudah berkomunikasi dengan federasi negara yang bakal dituju. Namun, baru Turki yang merespons meski Shin Tae-yong ingin ke Portugal.
"Kita sudah melakukan korespondensi dengan federasi Turki, Spanyol, dan Portugal. Keinginan Shin Tae-yong memang ke Portugal, tapi Turki yang baru merespons, jadi kita tunggu," ucapnya.
Meski besar kemungkinan Piala Asia U-19 2020 batal digelar, lelaki yang akrab disapa Iwan Bule itu meminta para pemain tetap semangat menjalani TC.
Pasalnya, tujuan utama pemusatan latihan di Eropa dilakukan sebagai persiapan menghadapi Piala Dunia U-20 2021.
Baca Juga: Ketum PSSI: Piala Asia U-19 2020 Kemungkinan Ditunda
"Kami mohon doanya agar mereka bisa melaksanakan TC dengan baik, dengan lancar, sukses, sehingga nanti sesuai dengan harapan dari publik, kita akan bisa berbuat di dalam pertandingan piala dunia U-20 2021," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Mengapa Pengunduran Diri Gubernur BI Diumumkan Orang Istana , Di Mana Perry Warjiyo?
-
Prabowo Sebut PDIP Sehati, Hasto Ungkap Titah Megawati: Kader Pantang Jadi Buzzer Penyerang
-
Gubernur BI Perry Warjiyo Mengundurkan Diri
-
QRIS dan BI-FAST Jadi Senjata Perkuat UMKM, BI Dorong Pembiayaan Produktif
-
PSSI Harap-Harap Cemas! Klub Belum Kasih Izin, Justin Hubner Absen Bela Timnas Indonesia?
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Antisipasi Rencana Aksi Balasan, 200 TNI-Polri Bersiaga di Jalan Tambak Pascabentrokan Maut
-
Gak Ada Takut-takutnya, Benjamin Netanyahu ke Sidang Umum PBB Meski Terancam Ditangkap
-
Dialami Nanik S Deyang, Benarkah Stres Bisa Sebabkan Penyakit Jantung? Ini Penjelasan Dokter
-
Tren Lari Baru di Jakarta, Padukan Olahraga dan Budaya Kuliner Nusantara
-
Serangan Rudal Iran Terancam Melebar ke Laut Kaspia karena Ulah Ukraina Ini
-
6 Sepatu Lari Lokal untuk Kaki Datar, Nyaman dan Stabil Dipakai Daily Run
-
5 Tablet Harga Terjangkau dengan Baterai Tahan Lama: Mulai Rp1 Jutaan, Performa Kencang
-
Sisi Gelap Drama The East Palace: Ketika Kekuasaan Membutakan Hati Nurani
-
Seru! Fabrizio Romano vs Florian Plettenberg Saling Serang Gegara Yan Diomande
-
APBN Defisit, Purbaya Sepakat Barantin dan Bea Cukai Barengan Awasi Ekspor-Impor