Suara.com - Penyerang Manchester United, Anthony Martial tak bisa menyembunyikan kegembiraannya usai kembali masuk skuat Timnas Prancis besutan pelatih Didier Deschamps.
Martial kembali ke skuat Prancis usai terakhir kali membela Les Bleus pada Maret 2018 silam. Penyerang berusia 24 tahun itu dipanggil untuk dua matchday awal UEFA Nations League 2020/2021.
Tak sekadar comeback, Martial tampil apik pada dua laga Timnas Prancis tersebut.
Mantan penyerang AS Monaco itu memenangkan penalti saat turun sebagai pemain pengganti, ketika Prancis mengalahkan tuan rumah Swedia 1-0 pada laga matchday 1 Divisi A Grup 3 akhir pekan lalu.
Teranyar, Martial tampil penuh saat Prancis melibas Kroasia 4-2 pada laga matchday 2 di Stade de France, Saint-Denis dini hari tadi. Martial mengkreasi satu assist pada laga ini.
Well, kembali ke timnas setelah absen 2,5 tahun, Martial pun tak bisa menyembunyikan kegembiraannya.
"Tentu saya sangat senang kembali ke timnas. Sudah lama sejak saya terakhir bermain untuk Prancis, dan penting bagi saya memiliki pertandingan yang bagus," ucap Martial kepada TF1, sebagaimana dilansir Tribal Football, Rabu (9/9/2020).
"Saya berhasil mencetak gol (gol kedua Prancis yang akhirnya dinyatakan sebagai gol bunuh diri pemain Kroasia) serta memberikan assist. Kami menang dan saya sangat senang," lanjut pemain jebolan akademi Olympique Lyon itu.
"Agak rumit bermain dengan tiga penyerang awalnya (bersama Antoine Griezmann dan Wissam Ben Yedder) karena kami tidak menguasai bola, tapi setelah kami berhasil padu, kami tahu bagaimana cara menempatkan lawan dalam bahaya," celotehnya.
Baca Juga: Ali Daei dan Ronaldo Tembus 100 Gol, Berikut Raja Gol di Level Timnas
"Kemenangan ini hebat. Kami mencetak poin dan itu penting. Saya sangat senang kembali ke skuat Prancis. Bukan hanya kembali, namun juga tampil bagus dan berkontribusi," tukasnya.
Performa Martial sendiri memang gacor pada kampanye 2019/2020 di level klub. Dia menjadi top skor Manchester United dengan torehan 23 gol lintas ajang, termasuk 17 gol di pentas Liga Inggris.
Berita Terkait
-
Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe dan Misi Raih Rekor Pencetak Gol Terbanyak
-
Mbappe, Dembele, hingga Olise: Mampukah Skuad Mewah Prancis Juara Piala Dunia 2026?
-
10 Pertandingan Fase Grup Piala Dunia 2026 yang Wajib Ditonton: dari Brasil, Prancis, hingga Jepang
-
Rekap Hasil Uji Coba Jelang Piala Dunia 2026 Hari Ini: Prancis dan Belanda Menang Tipis
-
Misi Balas Dendam Mbappe! Ini Peta Jalan Prancis Menuju Gelar Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Timnas Tunisia Tersingkir dari Piala Dunia 2026 Usai Dibantai Jepang
-
Kuota 11 Pemain Asing di Super League Tak Berubah, League Cup Masih Jadi Tanda Tanya
-
Malut United dan Adhyaksa FC Diisukan Ganti Nama, I.League Ingatkan Ancaman Pengurangan Poin
-
Hasil Piala Dunia 2026, Jepang Kesetanan Bantai Tunisia 4-0
-
Piala Dunia 2026: Bintang Paraguay Terancam Skors 10 Laga Usai Kartu Merah Kontroversial
-
Jonathan Tah Makin Yakin Jerman Juara Piala Dunia 2026 Usai Lolos 32 Besar
-
Hasil Jepang vs Tunisia: Samurai Biru Mudah Cetak Gol Kilat di Babak Pertama
-
Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Kiper Curacao Eloy Room Pernah Juara Piala KNVB Bareng Kevin Diks
-
John Herdman Tak Sempat Nonton Piala Dunia 2026 Demi Timnas Indonesia
-
Comeback Dramatis Lawan Pantai Gading, Jerman Akhiri Kutukan 16 Tahun di Piala Dunia