Suara.com - PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) selaku operator kompetisi sepakbola profesional di Tanah Air batal menggelar agenda medical workshop secara tatap muka hari ini. Event yang diikuti tim-tim Liga 1 2020 dan Liga 2 2020 itu hanya dilakukan secara virtual.
Agenda ini sendiri dihelat dengan maksud untuk memberikan edukasi kepada klub-klub dan penyelenggara pertandingan tentang protokol kesehatan yang harus dipatuhi dan diterapkan, saat kompetisi musim 2020 dilanjutkan nanti.
Awalnya, medical workshop dijadwalkan berlangsung di Jakarta hari ini dan besok. Namun, karena Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) kembali diterapkan di Jakarta, maka kegiatan dipindah ke Yogyakarta.
Akan tetapi, beberapa kendala muncul meski acara dipindah ke Yogyakarta. Salah satunya yakni sebagian besar narasumber berada di Jakarta dan tidak memungkinkan untuk berangkat ke Yogyakarta di masa pandemi COVID-19 ini.
Selain itu, sebagian klub-klub peserta kompetisi juga kesulitan untuk bertolak ke Yogyakarta dan memberikan saran agar Medical Workshop Liga 1 dan Liga 2 2020 digelar secara virtual saja.
PT LIB pun menyanggupi keinginan peserta. Kegiatan ini mundur pelaksanaannya menjadi 16 September 2020 dan memang hanya akan dihelat secara virtual.
"Kepada semua peserta dan pihak-pihak yang terkait, kami memohon maaf atas pergeseran tanggal pelaksanaan dan perubahan format medical workshop yang mendadak ini," kata Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita dalam rilis yang diterima Suara.com, Senin (14/9/2020).
"Kami harus mematuhi dan menyesuaikan dengan perkembangan yang terjadi saat ini," jelas lelaki berusia 55 tahun itu.
Medical Workshop akan diikuti oleh 107 peserta. Para peserta itu di antaranya dokter tim klub Liga 1 dan tuan rumah Liga 2 2020.
Baca Juga: Penggawa Persik Kediri Positif COVID-19, PT LIB Beri Tanggapan
Lalu, ada juga Medical Officer, Local General Coordinator (LGC), Local Media Officer (LMO), dan Local Security Officer (LSO). Di luar itu, kegiatan tersebut juga dihadiri stadion manajer yang dipakai Liga 1 2020, serta Dinas Kesehatan dari kota-kota yang menjadi tempat perhelatan kompetisi kasta teratas di Tanah Air itu.
"Kami tetap mengupayakan materi webinar yang diberikan kepada semua peserta akan sama bobot dan kontennya dengan apabila kami menggelarnya secara langsung atau pertemuan fisik," ujar Direktur operasional PT LIB, Sudjarno.
Berita Terkait
-
League Cup Jadi Senjata Baru Pertemukan Klub Super League dan Championship
-
Derbi Jatim Arema FC vs Persebaya Surabaya Terancam Batal di Kanjuruhan
-
Guru Patrick Kluivert dari Banten Singgung Aturan 11 Pemain Asing di Super League
-
Pra Musim Liga Putri Dimulai 2026, Ini Daftar 4 Klub Jadi Peserta
-
Media Vietnam Kritik Kuota 11 Pemain Asing di Liga Indonesia karena Hal ini
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Turki Tersingkir Tragis dari Piala Dunia 2026 usai Kalah dari 10 Pemain Paraguay
-
Misteri Proses Naturalisasi Striker VVV-Venlo ke Timnas Indonesia Akhirnya Terjawab
-
Indonesia Bidik Status Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup, Segera Kirim Surat ke FIFA
-
Mulut Pedas Zlatan Ibrahimovic Bikin Thierry Henry Melongo saat Siaran Piala Dunia 2026
-
Cedera Patah Kaki di Piala Dunia 2026, Ismael Kone Kirim Pesan Menyentuh: Allah Punya Rencana Indah
-
Iran Gugat FIFA! Protes Aturan Diskriminatif yang Rugikan Tim di Piala Dunia 2026
-
Haiti Jadi Negara Pertama yang Angkat Koper dari Piala Dunia 2026 Usai Digilas Timnas Brasil
-
Sejarah Baru! Brasil Salip Jerman Jadi Raja Gol Sepanjang Masa Piala Dunia Usai Lumat Haiti 3-0
-
Fakta Gila Maroko vs Skotlandia: Ismael Saibari Samai Rekor Mo Salah di Piala Dunia 2026
-
Hasil Piala Dunia 2026: Brasil Ngamuk Hajar Haiti 3-0, Matheus Cunha Cetak Dua Gol