Suara.com - Pelatih kepala Persib Bandung, Robert Alberts tak mempermasalahkan ihwal pernyataan PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) yang menyebut lanjutan kompetisi Liga 1 2020 akan tetap bergulir meskipun di tengah jalan nanti ada salah satu pemain yang positif terjangkit COVID-19.
Menurut Robert, hal itu sama saja dengan kebijakan liga-liga di Eropa, yang tetap menjalankan kompetisi meskipun di perjalanan ada kasus positif COVID-19 yang menimpa pemain.
"Itu sama dengan kompetisi negara lain, liga-liga top di Eropa misalnya. Jika ada pemain dari salah satu tim positif, liga tetap dilanjutkan," tutur Robert santai.
Menurut pelatih kawakan asal Belanda itu, kekhawatiran memang harus ada, namun jangan berlebihan.
Terpenting, setiap klub bisa melakukan pencegahan sejak dini, semisal menerapkan protokol kesehatan serta rutin melakukan swab test.
"Kami harus bisa hidup dengan berdampingan dengan COVID-19. Tapi, kami juga harus memastikan tidak tertular, tetap sehat, mengikuti protokol yang ada serta disiplin. Semua harus memahami itu," celoteh Robert.
Sementara itu, kapten Persib, Supardi Nasir mengakui lebih menyerahkan masalah teknis terkait hal ini kepada dokter tim. Ia pun berharap agar kompetisi berjalan lancar dan pandemi virus Corona bisa segera berakhir.
"Sulit saya berkomentar karena ini masalah kesehatan. Yang lebih paham adalah dokter. Tapi apabila benar terjadi salah satu pemain terkena Corona, yang terpenting bagaimana caranya agar tidak terjangkit ke semua pemain atau ofisial tim tersebut. Ya, itu yang paling penting," ujar fullback kawakan itu.
Kontributor : Aminuddin
Baca Juga: Batal Tatap Muka, Medical Workshop Liga 1 2020 Berlangsung Virtual
Berita Terkait
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Kekalahan dari Persib Jadi Sinyal Keras, Shin Tae-yong Beberkan Masalah Utama Persija
-
Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya, Duel Dua Tim dengan Statistik Nyaris Identik
-
Empat Raksasa Bertemu di Semifinal, Piala Presiden 2026 Menempa Sang Juara
-
Head to Head Persib vs Persebaya: Maung Bandung Superior Jelang Final Piala Presiden 2026
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan