Suara.com - PT Liga Indonesia Baru ( PT LIB) selaku operator kompetisi sepakbola profesional di Tanah Air memastikan klub bakal terbuka jika ada pemain atau pelatih yang positif COVID-19. Namun, PT LIB masih mencari cara pengumumannya seperti apa.
Hal itu berkaca dari Persik Kediri yang mengumumkan salah satu pemainnya terjangkit virus corona. Dia adalah Andri Ibo yang dinyatakan positif sejak 31 Agustus 2020.
Sebelum kasus Andri Ibo, penyerang Persib Bandung, Wander Luiz, juga terinfeksi COVID-19. Kini, pemain berusia 28 tahun itu telah sembuh.
Lalu, apakah klub diwajibkan mengumumkannya ke publik jika ada salah satu pihaknya yang terinfeksi virus tersebut? PT LIB pun mengaku akan segera membuat sebuah cara mekanisme pengumumannya.
"Untuk ini tentu nanti akan ada mekanisme bagaimana cara pengumumannya," kata Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita, saat dihubungi Suara.com lewat pesan WhatsApp, Rabu (16/9/2020).
"Kami mengapresiasi tindakan Persik Kediri dan keterbukaan selalu harus diapresiasi," jelasnya.
Lebih lanjut, Akhmad menyebut tidak akan ada yang ditutup-tutupi jika memang ada yang terpapar virus corona. Namun, untuk saat ini PT LIB masih mencari cara pengumuman yang baik seperti apa.
"Tentu kalau masalah ini harus terbuka semuanya," jelas lelaki berusia 55 tahun tersebut.
Hari ini PT LIB menggelar medical workshop secara virtual yang diikuti peserta Liga 1 dan 2. Acara ini dilakukan supaya tim-tim memahami dan menerapkan protokol kesehatan selama kompetisi berlangsung.
Baca Juga: Hujan Deras Membubarkan Laga Uji Coba Kontra Persija, Roni Sugeng Mangkel
Adapun Liga 1 2020 akan kick off pada 1 Oktober mendatang. Sementara Liga 2 2020 pada 17 Oktober tahun ini. Bukan tidak mungkin, masalah pengumuman kemungkinan adanya yang terjangkit COVID-19 dibahas juga.
Berita Terkait
-
League Cup Jadi Senjata Baru Pertemukan Klub Super League dan Championship
-
Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun
-
Persik Kediri Resmi Lepas Syahrian Abimanyu, Gabung Tim Kasta Kedua
-
Bali United Lepas Yusuf Meilana, Kembalikan ke Persik Kediri
-
Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Mesin Meledak di Sprint Race GP Aragon, Fabio Quartararo: Saya Sudah Tahu
-
Harga Emas Antam Stagnan, Masih Dibanderol Rp2.670.000/Gram
-
Apa Boleh Menggoreng di Rice Cooker? Pahami Dulu Risikonya
-
IHSG Sepekan Anjlok, Rp18 Triliun Raib dari Bursa Saham
-
Perempuan dan Beauty Fatigue: Saat Tren Kecantikan Mulai Terasa Melelahkan
-
Status Bencana Tak Ditentukan karena Desakan Publik, Harus Ada Data Lapangan
-
Pemkot Kendari Wajibkan ASN Setor Sampah Tiap Hari Jumat
-
6 Penyebab Kulkas Tidak Dingin tapi Lampu Menyala, Cek Dulu Komponen Ini sebelum Beli Baru
-
Makin ke Sini Makin Banyak Istilah Baru, Memangnya Kita Paham Konteksnya?
-
Serangan Gajah di Bengkalis Lukai Warga, Seorang Meninggal usai Kelelahan Berjaga