Suara.com - Persita Tangerang akan maksimalkan para pemain mudanya di lanjutan Liga 1 2020 yang bergulir pada 1 Oktober mendatang. Bukan tanpa alasan, musim ini dianggap tepat untuk mencari pemain berbakat di masa depan.
Ya, kompetisi kasta teratas di Tanah Air ini tidak akan ada tim yang terdegradasi. Hal ini menjadi salah satu alasan Persita mau memaksimalkan pemain-pemain muda.
Selain itu, skuat berjuluk Pendekar Cisadane tersebut telah menutup kans mendatangkan pemain asing anyar, meski bursa transfer sudah dibuka oleh PSSI dan PT Liga Indonesia Baru.
Seperti diketahui, tim asuhan Widodo Cahyono Putro ini masih punya satu slot pemain asing pasca hengkangnya Mateo Bustos. Manajer Persita, I Nyoman Suryanthara, menyebut timnya bakal memaksimalkan pemain yang ada.
Pemain-pemain muda berpeluang untuk promosi ke tim utama. Apalagi, jadwal Liga 1 musim ini akan sangat padat.
"Pasti akan ada rotasi nantinya mengingat jadwal pertandingan yang cukup padat. Saat ini kami memilih untuk membina pemain muda yang berpotensi untuk juga rotasi ke tim senior," kata Nyoman dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com.
"Beberapa kali tim senior dan U-20 sudah mengadakan latihan bersama untuk bisa melihat pemain-pemain muda yang potensial. Semoga para Pendekar Muda ini nanti juga bisa mencicipi pengalaman berlaga di Liga 1 dan bisa mengasah skill dan pengalaman mereka juga," ucapnya.
Persita akan mengawali pertandingan Liga 1 2020 melawan Borneo FC. Laga dijadwalkan berlangsung di Stadion Sport Center, Kelapa Dua, Tangerang, Sabtu (3/10/2020).
Baca Juga: Bhayangkara FC Pilih Kandang di Tangerang
Berita Terkait
-
Borneo FC Ditinggal 15 Pemain dan Pelatih, Nadeo Argawinata Masih Targetkan Juara
-
Borneo FC Cuci Gudang Lepas 15 Pemain, Kapan Mariano Peralta Diperkenalkan Persija?
-
Jadwal Persib Bandung dan Borneo FC di ASEAN Club Championship 2026/2027
-
Persib Kena Tikung, Shin Tae-yong: Mariano Peralta Sudah Dikontrak Persija Jakarta
-
Alasan Muhammad Toha Tinggalkan Persita Tangerang ke DPMM FC Brunei Darussalam
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey