Setelah berperan dalam terciptanya dua gol Inter, Hakimi mendapat kesempatan untuk menyumbang gol bagi tim barunya tersebut.
Lukaku tidak dapat menguasai umpan silang mendatar Young dengan sempurna, dan Gaetano Letizia berpikir ia memiliki waktu untuk membuangnya, namun Hakimi menyerobot bola tersebut untuk melesakkannya ke gawang tuan rumah.
Pada babak kedua, Benevento lebih bernafsu menyerang dan beberapa kali memaksa pertahanan Inter serta kiper Handanovic bekerja keras.
Inter bukannya tanpa peluang, Gagliardini hampir mencetak gol keduanya saat sepakan kerasnya membentur mistar gawang Benevento.
Namun, gol Inter berikutnya justru lahir dari pemain pengganti, Lautaro. Sepakan keras sang penyerang dari luar kotak penalti tertuju ke sudut atas gawang, tanpa dapat diantisipasi kiper Montipo.
Masih ada waktu bagi Benevento untuk memperkecil ketertinggalan mereka. Caprari yang tidak terkawal dapat melepaskan tembakan keras jarak jauh untuk membuat timnya tertinggal tiga gol.
Benevento masih berpeluang mencetak gol ketiganya. Sayangnya, sepakan lob Gianluca Lapadula dapat ditepis oleh Handanovic.
Sementara itu di Stadio Olimpico markas Lazio, Alejandro Papu Gomez tampil gemilang serta menyumbang dwigol saat Atalanta mengalahkan tuan rumah dengan skor 4-1.
Setali tiga uang, laga ini sebenarnya dijadwalkan pada akhir pekan 19-20 September, namun harus digeser karena Atalanta mengakhiri musim lalu dengan terlambat akibat tampil di perempatfinal Liga Champions.
Baca Juga: Liga Spanyol: Real Madrid Menang Tipis, Luis Suarez Tumpul Bersama Atletico
Dua gol pertama Atalanta dibukukan oleh kedua pemain sayapnya, yakni Robin Gosens (10') dan Hans Hateboer (32').
Papu Gomez (41') lantas mengemas gol ketiga Atalanta, sebelum Felipe Caicedo (57') memperkecil ketertinggalan Lazio.
Papu Gomez (61') kemudian mencetak gol terakhir La Dea --julukan Atalanta-- sekaligus gol keduanya di laga ini, untuk mengunci kemenangan telak 4-1.
Di Olimpico, Lazio mencoba mencuri gol sejak awal. Kiper Atalanta, Marco Sportiello dipaksa menggagalkan peluang milik Luis Alberto dan Ciro Immobile.
Namun, justru Atalanta yang membuka skor ketika Hateboer mengirim umpan silang kepada Duvan Zapata, namun bola justru jatuh ke penguasaan Gosens untuk dikonversi menjadi gol.
Para pemain Lazio merasa marah karena menganggap Hateboer mendorong Adam Marusic, namun kontak yang ada terlalu sedikit untuk dapat membuat wasit menilainya sebagai pelanggaran.
Berita Terkait
-
Indisipliner, Romelu Lukaku Terancam Didepak Napoli
-
Klasemen Liga Italia: Inter Makin Kokoh di Puncak, Napoli Tertahan, AC Milan Tumbang
-
Blunder Jay Idzes Jadi Penentu, Pelatih Sassuolo Lempar Sindiran Tajam
-
Inter Milan Menang Dramatis 4-3 atas Como, Kian Dekat ke Scudetto
-
Napoli Ditahan Parma 1-1, Gagal Pangkas Jarak dari Inter Milan
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Real Madrid Tersingkir, Jude Bellingham: Kartu Merah Camavinga Itu Lelucon!
-
Simon Grayson Ungkap Alasan Rela Jadi Asisten Pelatih John Herdman di Timnas Indonesia
-
Polemik Paspoortgate, NAC Breda Tak Terima dan Resmi Bawa Kasus Dean James ke Pengadilan
-
Derbi Jatim Arema FC vs Persebaya Surabaya Terancam Batal di Kanjuruhan
-
Adu Gacor Striker Lokal Super League: Eksel Runtukahu Bersaing Ketat dengan Ezra Walian
-
Arsenal Lolos Semifinal Liga Champions Meski Imbang, Declan Rice Tak Pedulikan Kritik Pedas
-
Jadwal Semifinal Liga Champions 2025/2026: PSG vs Bayern Munich, Atletico Madrid Tantang Arsenal
-
Bojan Hodak Bangga Beckham Putra Nugraha Raih Gelar Sarjana
-
Ukir Sejarah, Ini Kata Mikel Arteta Usai Arsenal Lolos Semifinal Liga Champions Dua Musim Beruntun
-
PSSI Pastikan Isu 'Pasportgate' Felicia de Zeeuw Sudah Tuntas