Suara.com - CEO Barito Putera, Hasnuryadi Sulaiman memberi saran kepada PSSI untuk mengganti kompetisi Liga 1 2020 menjadi turnamen. Ini setelah kompetisi urung restart pada 1 Oktober, lantaran tidak keluarnya izin dari kepolisian.
Seperti diketahui, pandemi COVID-19 di Tanah Air yang masih mengkhawatirkan membuat Polri tidak menerbitkan izin keramaian, sehingga pertandingan-pertandingan pun tak bisa digelar.
Hasnuryadi mengatakan, pandemi virus Corona ini tidak bisa diprediksi kapan mengalami penurunan. Menurutnya, jika kompetisi terus ditunda, tentu akan merusak rancangan tim.
"Sekadar masukan saja, kalau memang keadaannya masih belum ada kepastian, alangkah baiknya apakah dihentikan saja dahulu musim 2020 ini," kata Hasnuryadi Sulaiman dalam keterangannya kepada awak media.
"Nanti kalau memang ternyata sudah ada kepastian, kita ganti dengan turnamen pramusim saja. Artinya masuk musim baru saja," sambungnya.
"Khawatirnya kalau terlalu dipaksakan, nanti ada terpotong puasa dan persiapan sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 ( 2021). Kalau seperti itu, apa tidak lebih baik diganti dengan turnamen pramusim saja?"
Namun, Hasnuryadi menyatakan jika memang sarannya direstui oleh PSSI, tentu harus juga disetujui oleh klub-klub peserta Liga 1 lainnya.
"Tapi ini tentu harus dengan kesepakatan bersama dengan peserta lainnya," tutupnya.
Baca Juga: Skuat Timnas Indonesia U-19 Mulai Fokus Latih Kekuatan Otot
Berita Terkait
-
Gagal Promosi, Teco Ajak Manajemen Evaluasi Barito Putera
-
Persipura Jayapura Kembali Catatkan Rekor Penonton Terbanyak
-
Persiapan Maksimal, Teco Optimis Barito Putera Raih Kemenangan di Laga Perdana Championship
-
Telan 4 Kekalahan, Sinyal Bahaya PSIM Yogyakarta Jelang Hadapi Super League
-
Melihat Olahraga Unik di FORNAS 2025, dari Balogo hingga Sumpit Suku Dayak
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan