Suara.com - Ada yang berbeda di dalam training camp (TC) Timnas Indonesia U-16 periode September. Jika biasanya ada pertandingan uji coba, kali ini tidak demikian.
Seperti diketahui, Garuda Asia --julukan Timnas Indonesia U-16-- sudah berkumpul sejak 20 September lalu untuk pemusatan latihan. TC akan berakhir pada 4 September mendatang.
Pelatih Bima Sakti memang sengaja membatasi pertandingan uji coba melawan klub lokal mengingat masih tingginya angka penyebaran virus corona di Tanah Air. Ia tidak mau ambil risiko jika nanti ada anggota timnya yang terpapar COVID-19.
Untuk menyiasati hal tersebut, mantan penggawa Timnas Indonesia era 1990-an ini hanya mengadakan internal game. Para pemain hanya akan bertanding dengan rekan satu tim.
"Seperti yang sudah saya tuturkan sebelumnya, kami tidak ada uji coba lokal, mengingat situasi pandemi yang makin meningkat saat ini," kata Bima Sakti dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Jumat (2/10/2020).
"Untuk itu, tim hanya melakukan uji coba internal dengan sesama pemain dalam tim ini. Hal itu untuk menyiasati tidak adanya uji coba lokal," jelasny.
Bima tidak masalah tidak ada pertandingan uji coba melawan klub lain. Bagi mantan pemain Persiba Balikpapan itu, internal game sama baiknya dengan uji tanding dengan klub lain.
"Sudah kami lakukan sebelumnya, dan terbukti baik untuk tim. Tidak ada masalah," pungkas lelaki yang juga pernah menukangi Timnas Indonesia senior itu.
Baca Juga: Bima Sakti: TC Timnas Indonesia U-16 di Luar Negeri Belum Pasti
Berita Terkait
-
Bima Sakti: Saya Tidak Pikir Panjang Terima Ini
-
Kembali Melatih, Bima Sakti Resmi Jadi Nakhoda Baru Persela Lamongan
-
Piala Dunia U-17 dan 2 Poin Mati yang Jadi Indikator Kesuksesan Nova Arianto Bersama Garuda Muda
-
Perkuat Pertahanan, Dewa United Rekrut Bek Jebolan Timnas Indonesia U-16
-
Siapakah Aku? Ibuku Orang Yogya, Ayahku Belanda, Aku Hampir Bela Timnas Indonesia
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
Terkini
-
Nostalgia Piala Dunia 1998: Amerika Serikat dan Iran Pernah Akrab
-
Jadi Pahlawan Kemenangan, Kevin Diks: Kami Menjalani Masa Sulit
-
Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Era STY Tertantang Gabung Tim Super League Terancam Degradasi
-
Aman di Tengah Perang AS-Iran, Dewa United Tetap Bisa Tampil di AFC Challange League
-
Dipanggil Timnas Indonesia U-20, Tiga Pemain Muda Persib Bandung Siap Kerja Keras
-
Jay Idzes Bongkar Fanatisme Suporter Timnas Indonesia, Jadi Energi Tambahan
-
Kata-kata Berkelas Justin Hubner Usai Cetak Gol ke Gawang Nijmegen
-
Masih Ingat Djibril Cisse? Anaknya Kini Jadi Kapten Liverpool U-18 dan Beda Kewarganegaraan
-
Tanpa Klub, Eks Manchester United Jesse Lingard akan Hijrah ke Brasil
-
Legenda Liverpool Terjebak di Abu Dhabi, Penerbangan Dibatalkan saat Ledakan Terdengar