Suara.com - Liverpool harus menelan pil pahit kala bertandang ke markas Aston Villa di Villa Park, Senin (5/10/2020) dini hari WIB. The Reds secara mengejutkan kalah telak dengan skor 2-7.
Tujuh gol yang bersarang ke gawang Liverpool masing-masing dicetak oleh Ollie Watskins (empat gol), John McGinn (satu gol), Ross Barkley (satu gol), serta Jack Grealish (dua gol). Sementara The Reds hanya mampu membalas lewat dua gol dari Mohammed Salah,
Sadar timnya kalah telak, kapten sekaligus bek sentral Virgil van Dijk pun mengakui kehebatan Aston Villa. Namun ia meminta rekan-rekannya untuk tidak berkecil hati dan harus fokus di laga selanjutnya.
''Sulit untuk kalah seperti malam ini. Pertama, Aston Villa bermain dengan bagus, kami harus memberi mereka pujian yang pantas,” kata Van Dijk kepada Sky Sports.
"Itu adalah salah satu penampilan di mana kami tidak bermain 100 persen dari awal hingga akhir," imbuhnya.
''Kami kebobolan gol, tetapi juga gagal memanfaatkan peluang, kami seharusnya bermain lebih baik. Secara keseluruhan kami semua kecewa, kami seharusnya tidak kalah dengan angka seperti itu, tetapi ini tentang tetap bersatu dan memastikan hal itu tidak terjadi lagi,'' tandasnya.
"Dalam semua aspek permainan kami seharusnya melakukan lebih baik. Penting untuk tidak panik, tetapi kami harus meningkat dan perbedaan saat menang atas Arsenal serta hari ini terlalu besar,'' pungkas bek 29 tahun itu.
Sebagai catatan, ini adalah pertama kalinya Liverpool kebobolan tujuh gol dalam pertandingan kompetitif sejak 1963. Sekaligus menjadi juara Liga Inggris pertama yang kemasukan tujuh gol dalam satu pertandingan liga dalam 67 tahun terakhir.
Akibat kekalahan ini, Liverpool gagal mengejar Everton yang kokoh di puncak dengan 12 poin. Pasukan Jurgen Klopp harus puas di peringkat lima dengan koleksi 9 poin.
Baca Juga: Klasemen Liga Inggris Pekan Keempat Usai Aston Villa Bantai Liverpool
Sedangkan kemenangan membuat Aston Villa bertengger di peringkat kedua. Mereka mengumpulkan sembilan angka dari tiga pertandingan.
Berita Terkait
-
Alarm Bahaya Tottenham: Usai Dua Musim Finis ke-17, Kini Jadi Juru Kunci?
-
Samai Rekor Cristiano Ronaldo, Bruno Fernandes Jadi Pemain Terbaik PFA 2025/2026
-
Bruno Fernandes Banjir Kritik Usai Manchester United Dipermalukan Hull City
-
Berharap Seri, Hull City Justru Bikin MU Kalah dan Putus Rekor 52 Tahun
-
Jurgen Klopp Resmi Ambil Alih Timnas Jerman, Misi Bangun Ulang Die Mannschaft Dimulai
Terpopuler
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- Mitchell Baker Cetak 3 Gol dari 4 Laga Bakal Dipanggil John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026?
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Ujian Berat MBG: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
516 Korban Keracunan, Bupati Sidoarjo Ultimatum BGN Soal Perizinan: Ini Harus Tegas!
-
Kabar Gembira! Mulai 2027 Guru PPPK Paruh Waktu Resmi Diangkat Jadi Penuh Waktu
-
KPK Geledah Perusahaan Tambang Terkait Kasus Pajak Banjarmasin, Nama Adaro Ikut Terseret
Terkini
-
Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung
-
Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah
-
Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi
-
KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor
-
Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya
-
11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel
-
MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia
-
Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?