Suara.com - Theo Walcott sangat semringah sekaligus terharu bisa kembali bergabung dengan tim masa kecil sekaligus klub profesional pertamanya, yakni Southampton di hari penutupan bursa transfer musim panas 2020, Selasa (6/10/2020).
Winger berusia 31 tahun pengoleksi 47 caps bersama Timnas Inggris itu akan membela Southampton di kampanye 2020/2021 ini, setelah klub pemiliknya, Everton membiarkan sang pemain pergi dengan status pinjaman untuk semusim ke depan.
Walcott, yang mengawali debut seniornya bersama Southampton dalam usia 16 tahun, kembali ke pangkuan klub berjuluk The Saints itu setelah 14 tahun pergi melanglang bersama Arsenal dan juga Everton.
"Southampton Football Club dengan bangga mengumumkan bahwa Theo Walcott, salah satu lulusan akademi klub yang paling bertabur penghargaan dalam sejarahnya, telah kembali ke St Mary's Stadium," demikian pernyataan kubu Southampton di laman resmi mereka, Selasa (6/10/2020).
Walcott, yang menghabiskan waktu 12 tahun di Arsenal sebelum merapat ke Everton pada Januari 2018, memang menjadi figur 'pinggiran' di Goodison Park semenjak Carlo Ancelotti menjadi pelatih klub musim lalu.
Meski demikian, ia tampaknya kini telah menemukan kebahagiannya kembali setelah resmi comeback ke Southampton.
"Saya punya beberapa tawaran dan kesempatan dari klub-klub lain pada musim panas ini, tetapi begitu Southampton mengajak bergabung, saya tak berpikir dua kali lagi untuk menerimanya," tutur Walcott.
"Southampton adalah bagian dari saya dan yang telah membuat saya menjadi pemain seperti sekarang. Ini hati saya," sambung pemain yang juga fasih berperan sebagai penyerang itu.
"Saya terharu. Saya mungkin menangis, saya kira, ketika pertama kali saya bermain (di level senior) dan itu berarti banyak bagi saya. Semua orang yang membuat hal itu terjadi, saya tak bisa cukup dengan berterima kasih. Sejujurnya saya senang sekali," celotehnya.
Baca Juga: Edinson Cavani: Manchester United Klub Masif, Sulit untuk Ditolak
"Saya sungguh kehilangan kata manakala Southampton menawari saya untuk bergabung kembali. Bagi saya, itu sungguh keputusan yang mudah," tukasnya.
Berita Terkait
-
Bukan Hanya Mees Hilgers, PSV Kini Bidik Gelandang Berdarah Indonesia
-
Kontrak Tinggal Semusim, Vinicius Jr Bicara Masa Depannya di Real Madrid
-
Hasil Undian dan Jadwal Semifinal Piala FA: Chelsea Hadapi Leeds, Man City Jumpa Southampton
-
Arsenal Disingkirkan Southampton dari Piala FA, Ini Dalih Mikel Arteta
-
Harry Maguire Berpeluang Susul Casemiro Tinggalkan Manchester United
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Simon Grayson Bongkar Taktik Rumit John Herdman di Timnas Indonesia
-
Eks Manajer Sunderland Ungkap Alasan Mau Gabung Timnas Indonesia
-
Jadi Korban Paspoortgate, Nathan Tjoe-A-On Anggap NAC Breda Terlalu Membesarkan Masalah
-
Arteta Gerah Terus Dikritik, Minta Fans Arsenal Nikmati Proses
-
Ngeri! Wasit Ditembak saat Pimpin Pertandingan Tarkam, Pelaku Buron
-
Kerja Sama PSSI dan FFF, Timnas Putri Indonesia U-17 akan Ditempa di Prancis
-
Real Madrid Tersingkir, Jude Bellingham: Kartu Merah Camavinga Itu Lelucon!
-
Simon Grayson Ungkap Alasan Rela Jadi Asisten Pelatih John Herdman di Timnas Indonesia
-
Polemik Paspoortgate, NAC Breda Tak Terima dan Resmi Bawa Kasus Dean James ke Pengadilan
-
Derbi Jatim Arema FC vs Persebaya Surabaya Terancam Batal di Kanjuruhan