Suara.com - Gelandang jangkar Tira Persikabo, Rezky Ikhwan menyebut pengangguran bakal bertambah jika Liga 1 2020 terus ditunda. Oleh sebab itu, ia berharap seluruh pihak mau mendukung agar kompetisi bisa segera bergulir lagi.
Seperti diketahui, PSSI, PT Liga Indonesia Baru (PT LIB), bersama klub-klub Liga 1 dan Liga 2 telah sepakat melanjutkan kompetisi musim 2020 pada November mendatang.
Namun, tentu ini belum pasti karena semua tergantung keluar atau tidaknya izin dari kepolisian. Jika izin keramaian kembali tidak keluar, maka pertandingan-pertandingan pun dipastikan takkan bisa dihelat.
Seperti diketahui, kompetisi Liga 1 2020 sudah tertangguhkan sejak Maret lalu imbas pandemi COVID-19.
Dijadwalkan restart pada 1 Oktober lalu, namun liga kembali ditangguhkan usai kepolisian tak mengeluarkan izin.
"Saya sangat bersyukur ada harapan liga dilanjutkan (bulan November). Mudah-mudahan tidak kejadian lagi (ditunda), maksudnya normal kembali aktivitasnya. Semua aspek dan pihak-pihak terkait harus mau mendukung terlaksananya liga," kata Rezky dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Kamis (15/10/2020).
"Dampaknya besar kalau Liga 1 tidak dilanjutkan. Pasti banyak yang akan kehilangan pekerjaan, banyak yang bergantung hidup dari sepakbola."
"Karena sebagai pemain bola ya memang harus bermain, bermain itu ya di kompetisi. Di masa sulit seperti ini, tentu sangat susah mencari pekerjaan lain."
Rezky sendiri mengaku sangat siap jika Liga 1 2020 restart pada awal November nanti. Ia bersama rekan-rekan satu timnya sudah lama melakukan persiapan.
Baca Juga: Manajer PSS Sleman Tidak Yakin Liga 1 Bisa Bergulir Saat Ada Pilkada
"Latihan kita masih rutin dengan mengikuti intruksi pelatih. Saya sudah tidak sabar untuk berkompetisi. Karena pasti jenuh hanya berlatih saja," pungkas pemain berusia 27 tahun itu.
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Krisis Bek Kiri Timnas Indonesia: Pratama Arhan Naik Meja Operasi Jelang FIFA Series 2026
-
MasyaAllah, Ragnar Oratmangoen Segera Bangun Masjid dan Lapangan Bola di Kupang
-
Si Anak Hilang Comeback, 5 Pemain Lokal Berpotensi Dipanggil John Herdman untuk FIFA Series 2026
-
Duh, Wasit Akhirnya Ngaku Salah Bikin Keputusan Berujung Barcelona Digilas Girona
-
Pertama dalam Sejarah, Adzan Berkumandang di Old Trafford Kandang Manchester United
-
Deretan Pemain Timnas Indonesia di Eropa Berjuang Keras Hindari Jurang Degradasi
-
Bek PSG Achraf Hakimi Segera Diadili dalam Kasus Tuduhan Pemerkosaan
-
Kata-kata Chivu Usai Inter Milan Disingkirkan Tim Antah Berantah
-
Bukti Kualitas Mendunia, 5 Pemain Keturunan Timnas Indonesia Kuasai Liga Elite Eropa
-
Hattrick Sorloth Hancurkan Brugge, Atletico Madrid Resmi Amankan Tiket 16 Besar Liga Champions