Suara.com - Fabinho membuat penyelamatan penting saat Liverpool mengalahkan Ajax Amsterdam. Ia sukses menghalau sepakan Dusan Tadic dengan sapuan jungkir balik, sehingga gawang The Reds terhindak dari kebobolan.
Duel Ajax vs Liverpool pada laga pembuka Grup D Liga Champions digelar di Johan Crujff Arena, Kamis (22/10/2020) dini hari WIB. The Reds menang 1-0 berkat gol bunuh diri bek De Godenzonen, Nicolas Tagliafico yang salah mengantisipasi sepakan Sadio Mane.
Di balik kemenangan Liverpool tersebut, ada juga peran krusial Fabinho. Bek 26 tahun itu melakukan sapuan atas sepakan Dusan Tadic yang sudah memperdaya kiper Adrian San Miguel, sebelum bola melewati garis gawang.
Berkat aksi Fabinho, Liverpool tetap unggul atas Ajax. Pelatih Jurgen Klopp pun memuji penampilan bek asal Brasil itu yang diplot untuk menggantikan Virgil van Dijk yang mengalami cedera lutut.
"Itu contoh bagus kerja keras para pemain hari ini. Tidak sempurna tetapi bertarung seperti kerasukan," kata Klopp, dilansir dari BT Sport.
"Hal semacam itu dibutuhkan dan dalam situasi saat itu sangat membantu," ujarnya menambahkan.
"Jelas ini bukan penampilan kelas dunia yang gemilang, tetapi di turnamen sekelas Liga Champions Anda butuh hasil bagus dan kami mendapatkannya," tandas pelatih asal Jerman itu.
Aksi Fabinho tersebut langsung viral di media sosial Twitter. Akun bernama @Kloppholic mengunggah video aksi keren Fabingo saat menyelamatkan gawang Liverpool dari kebobolan.
Video tersebut langsung memancing reaksi warganet. Terpantau, lebih dari 1.600 komentar sama-sama memuji penampilan bek asal Brasil tersebut.
Baca Juga: Fernandinho Jadi Tumbal Kemenangan 3-1 Manchester City atas FC Porto
''Itu harus menjadi tempatnya mulai sekarang. Bahkan saat VVD cocok, dia seharusnya sudah mulai di sebelahnya. Dia sangat cerdas saat membaca drama,'' cuit salah satu warganet.
''Dia memiliki efek menenangkan VVD di punggung, ayo,'' sahut warganet lainnya.
''Bek terbaik kedua di dunia setelah Van Dijk,'' kata warganet lainnya.
Berita Terkait
-
Liverpool Siapkan Tawaran untuk Bradley Barcola, PSG Dikabarkan Bidik Pengganti
-
Liverpool Pertimbangkan Maghnes Akliouche sebagai Alternatif Lebih Murah untuk Bradley Barcola
-
Andoni Iraola Tebar Janji untuk Liverpool: Main Menyerangn dengan Intensitas Tinggi
-
Jurgen Klopp Semakin Dekat Latih Timnas Jerman, Ini Sederet Prestasinya
-
Persija Tawar Kontrak Fantastis Eks Bek Liga Champions Radovan Pankov, Klub Polandia Tak Berkutik
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Transisi Energi Berwajah Hijau Disorot Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup
-
Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya
-
Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus
-
Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik
-
PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur
-
Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai
-
Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda
-
Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati
-
6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
-
Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?