Suara.com - Uni Emirat Arab (UEA) membuat gebrakan di dunia sepak bola. Liga Pro UEA dan Liga Israel resmi menandatangani perjanjian nota kesepahaman (MoU) sebagai bentuk kerja sama guna mengembangkan olahraga di kedua negara pada Selasa (27/10/2020).
Dilansir dari AFP , kerja sama tersebut menjadi kesepakatan pertama yang dilakukan UEA dengan negara Yahudi. Namun semua hanya bertujuan untuk meningkatkan dunia sepak bola kedua negara.
''Perjanjian yang disepakati dalam nota kesepahaman tersebut antara lain mengadakan lokakarya bersama untuk membahas pengembangan pemasaran dan promosi kompetisi. Kerja sama juga meliputi pengembangan teknologi di bidang olahraga dan sepak bola,'' demikian Liga Pro UEA dalam pernyataan resminya.
Penandatanganan MoU antara keduanya terjadi setelah UEA pada September lalu menjadi negara Teluk pertama dan negara Arab ketiga yang secara resmi menjalin hubungan dengan Israel. Sebelumnya, klub Al-Nasr Dubai pada September menandatangani kontrak dengan pesepakbola Israel Diaa Sabia.
Kesepakatan itu terjadi dua pekan setelah UEA dan Israel menormalisasi hubungan.
''Perjanjian tersebut akan berkontribusi terhadap promosi perdamaian dan memperkuat kerja sama dan persahabatan melalui sepak bola antara kedua negara,” kata Chairman Liga Pro UEA, Abdulla Naser al-Junaibi.
''Sepak bola selalu menjadi hal yang paling penting yang bisa mempersatukan semua orang,” tambah dia.
Erez Halfon sebagai ketua Liga Israel juga senang dan bangga dengan kesepakatan tersebut.
“Kami berharap bisa menjalin kerja sama serupa di bidang sepak bola dengan negara tetangga kami yang lain,” kata Halfon.
Baca Juga: Arkeolog Temukan Batu Perbatasan Berusia 1.700 Tahun dari Zaman Yunani Kuno
(Sumber: Antara)
Berita Terkait
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Tembus Perbatasan Asia Tenggara, Uni Papua FC Bawa Misi Perdamaian Lewat Diplomasi Olahraga
-
Ulasan Buku Julid Fi Sabilillah: Strategi Warganet Indonesia Membongkar Propaganda Israel
-
Israel Resmi Gabung BoP, Pakar UGM Sebut Indonesia Terjebak Diplomasi 'Coba-Coba' Berisiko Tinggi
-
SBY Minta Pemerintah Dalami Aturan Board of Peace Sebelum Bayar Iuran Rp17 Triliun
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat