Suara.com - Juventus membawa pulang tiga poin setelah menang 4-1 atas tuan rumah Spezia dalam lanjutan Liga Italia. Pada laga tersebut Cristiano Ronaldo menyumbang dua gol bagi kemenangan Bianconeri.
Bertandang ke markas Spezia di Orogel Stadium-Dino Manuzzi, Minggu (1/11/2020) malam WIB, Juventus sudah kembali diperkuat Ronaldo yang sempat menjalani karantina karena positif Covid-19.
Ronaldo yang masuk sebagai pemain pengganti, menyumbangkan dua gol, satunya dari titik penalti. Dua gol lainnya dicetak Alvaro Morata dan Adrien Rabiot. Satu gol lawan disumbangkan Tommaso Pobega.
Kemenangan tersebut membuat Juventus, berada di posisi kedua klasemen Liga Italia dengan 12 poin dari 6 laga. Sedangkan Spezia di posisi 16 dengan 5 poin.
Morata membawa Juve memimpin setelah memaksimalkan umpan Weston McKennie untuk menjadi gol. Wasit sempat melakukan peninjauan VAR untuk menyelidiki kemungkinan offside, namun dia mengesahkan gol ini.
Spezia menyamakan kedudukan ketika tembakan Pobega dibelokkan pemain Juve yang menghadangnya dan membuat bola melayang masuk ke sudut gawang Juventus tanpa bisa dicegah kiper Gianluigi Buffon.
Ronaldo membawa Juve kembali memimpin tidak lama setelah dimasukkan sebagai pemain pengganti. Morata mengirim umpan terobosan, Ronaldo kemudian meliuk-liuk melewati pemain bertahan dan kiper Spezia sebelum memasukkan bola ke gawang yang kosong.
Gawang Juve sempat kemasukan ketika Agudelo menyambar bola hasil penyelamatan Buffon. Namun dia telah terlebih dahulu berada dalam posisi offside.
Justru Juve yang mengemas gol ketiga ketika Rabiot bergerak menggiring bola sisi kiri, mengecoh seorang pemain bertahan, dan melepaskan sepakan akurat kaki kanan untuk membobol gawang tuan rumah.
Baca Juga: Gol Ibrahimovic Pastikan Kemenangan Milan di Markas Udinese
Pelanggaran yang dilakukan Paolo Bartolomei terhadap Federico Chiesa di kotak terlarang membuat wasit menunjuk titik putih. Ronaldo bertindak sebagai eksekutor dan sepakan gaya Panenka yang dilepaskan olehnya sukses berbuah gol keempat Juve.
Torino Takluk 3-4 dari Lazio
Tim sekota Juventus, Torino, dua kali menyia-nyiakan keunggulan untuk takluk 3-4 dari tamunya Lazio pada pertandingan di Stadion Olimpico Torino.
Ini merupakan kekalahan keempat mereka di liga musim ini dan membuat Granata tertahan pada posisi ke-19 dengan koleksi satu poin, sedangkan Lazio naik ke posisi ketujuh dengan sepuluh poin.
Lazio memecah kebuntuan pada menit ke-15 melalui kerja sama apik para pemainnya. Vedat Muriqi mengirim umpan silang yang diteruskan Patric kepada Andreas Pereira untuk disambar dengan sepakan kaki kanan menjadi gol pembuka.
Keunggulan Lazio tidak bertahan lama. Diawali tendangan sudut, Bremer yang tidak terkawal leluasa menanduk bola ke arah sudut bawah gawang untuk menyamakan kedudukan.
Berita Terkait
-
Ukir Sejarah bersama Como, Cesc Fabregas: Kami Bukan Milan, Inter, Juventus atau Napoli
-
Ambisius! Jonathan David Mau Geser Popularitas Hoki Es Kanada di Momentum Piala Dunia 2026
-
Juventus Tundukkan Lecce 1-0 Berkat Aksi Dusan Vlahovic yang Amankan Posisi 3 Besar Liga Italia
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Alisson Becker Semakin Dekat Gabung Juventus
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Lionel Messi Ungkap Pemain Terbaik di Generasi Setelahnya
-
Profil Timnas Irak: Singa Mesopotamia yang Siap Mengaum di Piala Dunia 2026
-
Pesan Mendalam Kang Dedi untuk Bobotoh: Jangan Nodai Kemenangan Persib dengan Keributan
-
Hitung-hitungan Timnas Indonesia Lolos ke Piala Dunia U-17 2026
-
Persijap Jepara Lolos dari Degradasi, Pemain Berharga Rp 6,95 Miliar Ungkap Isi Hati
-
Profil Julian de Guzman: Legenda Kanada dan Perjalanan Besar Menembus Sepak Bola Eropa
-
Ucapan Pelatih Thailand Jelang Piala Asia 2027 Bikin Panas Suporter Timnas Indonesia
-
Profil Younis Mahmoud: Mesin Gol Legendaris Irak yang Menginspirasi Generasi Piala Dunia 2026
-
Memalukan! Skuad Persib Mendapat Serangan Verbal Provokatif di Bandara, Ini Pelakunya
-
Carlos Valderrama, Legenda yang Jadi Otak Permainan Kolombia di Tiga Edisi Piala Dunia