Suara.com - Mantan pelatih Barcelona, Quique Setien buka-bukaan dengan mengatakan Lionel Messi sulit diatur selama dia melatih klub raksasa Liga Spanyol tersebut.
Setien menukangi Barca Januari tahun ini tapi kemudian dipecat Agustus tahun yang sama setelah Blaugrana kalah 2-8 melawan Bayern Munich di perempatfinal Liga Champions musim lalu.
Sebelum laga itu Messi terang-terangan menyebut Barca lemah dan inkonsisten.
"Memang benar ada pemain yang tak mudah diatur, salah satunya, Leo (Messi)," kata Setien kepada koran El Pais seperti dikutip laman ESPN. "Sulit melatih orang yang sudah biasa menang."
"Dan ketika di sekitar dia, akan tidak nyaman ketika Anda tak mencapai kemenangan itu, itu mengganggu Anda."
"Kami juga harus memperhitungkan bahwa dia adalah pesepakbola terbaik sepanjang masa. Bagaimana saya mau mengubah dia? Di sana (di Barca) mereka mengakui dia sebagaimana dia selama ini dan mereka tak mengubah dia."
Dia menambahkan, "ada faktor lainnya di luar sekadar pemain itu dan itu lebih sulit diatur. Jauh lebih sulit. Ada hal yang melekat pada banyak atlet yang bisa disaksikan di dokumenter Michael Jordan ("The Last Dance"). Anda melihat hal yang tidak Anda duga."
"Dia (Messi) sangat pendiam dan hanya mau menunjukkan yang dia ingin perlihatkan kepada Anda. Dia tak banyak berbicara."
"Ada jutaan orang yang beranggapan Messi atau pemain lainnya, yang lebih penting dari pada klub atau pelatih," kata Setien.
Baca Juga: Klasemen Terbaru Liga Spanyol: Real Sociedad Depan Real Madrid dari Puncak
"Pemain ini (Messi), seperti halnya orang di sekitar dia, terus-terusan menang selama 14 tahun, memenangkan segalanya."
"Setelah saya hengkang, satu hal yang pasti bagi saya adalah pada saat tertentu saya harus mengambil keputusan tapi ada hal yang di atas Anda, yakni klub dan suporter. Mereka ini di atas presiden, pemain, pelatih. Anda harus menghormati mereka (penggemar) dan Anda harus melakukan apa yang paling menyamankan klub."
Meskipun demikian Setien mengaku tidak menyesali masanya yang singkat di Camp Nou. "Pengalaman di Barcelona itu luar biasa."
[Antara]
Berita Terkait
-
Pemain Bosnia 18 Tahun Kerim Alajbegovic Sukses Lewati Rekor Messi di Piala Dunia
-
Jawaban Cristiano Ronaldo Ditanya Soal Lionel Messi di Piala Dunia 2026
-
Pensiun, Apa Itu? Lionel Messi: Saya Mau Main di Piala Dunia 2030
-
Kita Bikin Romantis! Ucapan Antonela untuk Messi di Usia 39: Kami Punya Segalanya Karena Kamu
-
Buka Peluang Duel Lawan Lionel Messi di Piala Dunia 2026, Cristiano Ronaldo: Top!
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Intip Statistiknya! Belanda Pecahkan Rekor Penguasaan Bola di Piala Dunia 2026
-
Persija Jakarta Selangkah Lagi Rekrut Bek Bosnia, Kontrak 2 Tahun Sudah Disepakati
-
Shin Tae-yong Turun Langsung Cek Fasilitas Persija, Persiapan Macan Kemayoran Menuju Musim Baru
-
Jepang Penjaga Marwah Asia: 11 Pertandingan Tak Terkalahkan Lawan Tim Eropa
-
Manchester United Siapkan Rp2 Triliun Kejar Tanda Tangan Gelandang Dortmund
-
Kimmich Soroti Kesalahan Fatal Jerman usai Dikalahkan Ekuador di Piala Dunia 2026
-
Arema FC Pertahankan Adi Satryo dan Gianluca, Siapkan Empat Kiper untuk Super League 2026/2027
-
4 Fakta Menarik Ketangguhan Turki Menjegal Dominasi Amerika Serikat di Piala Dunia 2026
-
Yuto Nagatomo Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Jadi Pemain Asia Pertama Tampil di 5 Edisi
-
Jerman Tumbang dari Ekuador di Piala Dunia 2026, Julian Nagelsmann Murka Soroti Disiplin Pemain