Suara.com - Kekalahan Inter Milan dari Real Madrid di Liga Champions membuat Lautaro Martinez marah. Striker internasional Argentina ini merasa Inter punya banyak peluang untuk menang.
Bertandang ke Stadion Bernabeu, Rabu (11/10/2020) dini hari WIB, Inter pulang dengan kekalahan setelah ditaklukkan tuan rumah Real Madrid dengan skor 3-2.
Sempat unggul 2-0 di babak pertama lewat Karim Benzema dan Sergio Ramos, Inter menyusul untuk menyamakan skor 2-2 lewat gol Lautaro Martinez dan Ivan Perisic.
Namun tuan rumah kembali unggul 4-3 di sisa 10 menit pertandingan lewat gol pemain pengganti Rodrygo. Lautaro menyesalkan kekalahan tersebut karena mereka banyak memiliki peluang.
"Sayang sekali, karena kami melakukan semua yang kami bisa untuk memenangkan pertandingan dan tidak pernah membiarkan mereka beristirahat pada bola,” kata Lautaro kepada Sky Sport Italia seperti dilansir Football Italia .
"Kami marah, karena ini pertandingan yang ingin kami menangkan, kami juga menciptakan peluang yang cukup untuk meraih kemenangan. Kami harus terus bekerja keras dan maju ke depan," ujarnya.
"Detailnya adalah perbedaan di level ini. Saya mengatakan sebelumnya dan saya akan katakan lagi, kami sudah melakukan segalanya untuk memenangkan pertandingan ini, tetapi kami membuat kesalahan dan pada akhirnya harus membayar harganya."
"Kita harus bekerja untuk lebih fokus," pungkas Lautaro.
Dengan hasil itu, untuk sementara Madrid naik ke peringkat kedua grup B dengan raihan 4 poin. Sementara Inter Milan terdampar di dasar klasemen grup dengan 2 poin.
Baca Juga: Prediksi Liga Champions Ferencvaros vs Juventus, Misi Bangkit Si Nyonya Tua
Berita Terkait
-
Jose Mourinho Sewot Rodri Tolak Real Madrid Pilih Gabung ke Barcelona
-
Meski Diincar Real Madrid, Rodri Pilih FC Barcelona untuk Wujudkan Mimpi
-
Jose Mourinho Kembali ke Bernabeu, Mbappe Langsung Bicara Trofi: Dia Tahu Cara Menang
-
LOSC Lille: Calvin Verdonk Pemain Indonesia Pertama di Liga Champions
-
Habiskan Rp6 Triliun dalam 3 Tahun, Klub Milik Orang Indonesia Ini Santai Hadapi Ancaman Sanksi UEFA
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Lebih dari Sekadar Melodrama: Membedah Resolusi Emosional dalam 'Tunggu Aku Sukses Nanti'
-
Insidious: Out of the Further, Horor Baru yang Wajib Ditonton
-
Sisi Gelap AI: Mahasiswa UPN Jatim Terancam DO Usai Manipulasi Foto Mahasiswi Jadi Konten Asusila
-
5 Rekomendasi Chemical Sunscreen Watery yang Langsung Meresap sesuai Review
-
Punya Asuransi Unit Link? Nilai Tunai Bisa Menyusut, Ini Penyebabnya
-
Bocah 7 Tahun Viral Mengaku Disiksa Wanita di Dairi, Polisi Tangkap Pelaku
-
Perdagangan Indonesia - Taiwan Tembus 3,1 Miliar Dolar AS, Taiwan Kini Bidik Investasi Teknologi
-
Gempa Dahsyat NTT, BUMN Alihkan Program Pemberdayaan Jadi Bantuan Darurat
-
Teknologi Hidroponik Dibawa ke Bekasi, Ibu Muda Dibekali Skill Bisnis Digital
-
Kemarau Panjang, 1.400 Hektare Lahan Pertanian di Parigi Moutong Terancam Gagal Panen