Suara.com - Peter Crouch mengungkapkan bahwa dia tidak pernah ingin memukul siapa pun kecuali bek Real Madrid, Marcelo. Sebagaimana diketahui, gara-gara bek sayap asal Brasil itu Crouch dikeluarkan dari lapangan pada pertandingan perempat final Liga Champions di tahun 2011.
Bermain untuk Tottenham Hotspur pada saat itu, penyerang Inggris itu dikeluarkan dari lapangan hanya 15 menit setelah pertandingan leg pertama perempat final yang digelar di Santiago Bernabeu berlangsung.
Crouch mengambil dua kartu kuning berturut-turut pada malam itu dengan yang kedua datang setelah tantangan yang dipertanyakan oleh Marcelo.
Pertandingan itu sendiri berakhir dengan kekalahan Tottenham 4-0 di Bernabeu. Sementara di leg kedua, Tottenham hanya mampu menang 1-0 dan gagal melaju ke babak semifinal.
“Ruang ganti ada di bawah stadion dan ada banyak tingkatan penggemar dan Anda bisa mendengar mereka," kata Crouch di podcast Paddy Power's From the Horses Mouth.
"Saya duduk di ruang ganti dengan handuk menutupi kepala saya, mendengar gol demi gol masuk dan saya berpikir: 'itu tergantung saya'. Itu titik terendah dan penyesalan besar," sambungnya seperti dikutip Goal, Kamis (12/11/2020).
“Saya memang punya sedikit alasan dalam hal kartu. Yang pertama adalah saya bersemangat, jadi saya bisa mengerti keputusan wasit saat itu. Itu adalah tekel pada Sergio Ramos."
“Untuk yang kedua, saya memblok bola dari Marcelo dan saya menyelam sedikit, tapi saya tidak menyentuhnya."
Dia melompat ke udara dan berguling-guling, dan ada sudut kamera di mana Anda bisa melihat dia memandang wasit dan dia merayakan saat kartu merah keluar lalu dia melompat kembali.
Baca Juga: Gagal Pangkas 30 Persen Gaji Messi Cs, Barcelona FC di Ambang Kebangkrutan
"Aku tidak pernah ingin memukul orang lain dalam hidupku! Bagi mereka, itu dianggap sebagai kemenangan. Mereka memenangkan pertandingan dan mereka memainkan saya. Saya naif membiarkan diri saya terjebak dalam hal itu."
Real Madrid, yang saat itu dilatih oleh Jose Mourinho, kemudian tersingkir di semifinal oleh Barcelona, yang akhirnya memenangkan Liga Champions musim itu setelah mengalahkan Manchester United 3-1 di babak final.
Crouch meninggalkan Tottenham di akhir musim itu dan melanjutkan bermain lebih dari 250 pertandingan untuk Stoke City sebelum pensiun pada 2019 setelah sempat memperkuat Burnley dalam waktu yang cukup singkat.
Berita Terkait
-
Drama Deadline Day: 5 Kisah Transfer Paling Gila dan Tak Terlupakan dalam Sejarah Liga Inggris
-
Jerit Kesakitan Jude Bellingham Alami Cedera Hamstring, Terancam Absen di Piala Dunia 2026?
-
Eks Pelatih Timnas Indonesia Diperiksa Petugas Pajak, Ada Masalah Apa?
-
Perkenalkan Oleksandr Zinchenko, Ajax Amsterdam Tulis Pesan Menyentuh
-
Negosiasi Buntu! Karim Benzema Tinggalkan Al-Ittihad, Lanjut Karier ke Al Hilal
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Cristiano Ronaldo Kembali Mogok Main, Ancam Hengkang dari Al Nassr di Akhir Musim
-
Detail Sanksi untuk BTN Timnas Indonesia Sumardji dari FIFA
-
Inter ke Semifinal! Gol Bonny dan Diouf Bawa Nerazzurri Singkirkan Torino di Coppa Italia
-
Manchester City Tantang Arsenal di Final Carabao Cup usai Hajar Newcastle 3-1
-
Timnas Indonesia Juara AFF 2026? Pemain Keturunan di Super League Jadi Senjata Rahasia Garuda
-
Duit Jadi Magnet Pemain Keturunan Timnas Indonesia Hijrah ke Super League Musim Ini
-
Bukan Sekadar Pelapis, Mauro Zijlstra Jadi Fondasi Kekuatan Baru Persija Jakarta di Super League
-
Persija Jakarta Janji Lepas Mauro Zijlstra Kembali Ke Eropa Jika Ada Tawaran Klub Benua Biru
-
Mauro Zijlstra Resmi ke Persija Jakarta, Bos Sebut Investasi Jangka Panjang untuk Lini Depan Tim
-
Ledakan Petasan ke Emil Audero, Inter Milan Didenda Hampir Rp 1 Miliar!