Suara.com - Pemain muda Barito Putra, Arkhan Fikri membidik satu tempat dalam skuat Timnas Indonesia U-16 asuhan pelatih Bima Sakti setelah sembuh dari cedera yang dialaminya.
"Targetnya saya bisa menjadi bagian dari skuat inti di timnas dan bisa membawa Indonesia lolos ke Piala Dunia (U-17 2021) di Peru," ujar pemain terbaik Piala Soeratin U-15 2019 saat memperkuat All Star Rahuning itu, seperti dilansir Antara.
Arkhan Fikri dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan alias training camp (TC) Timnas U-16 di Bogor pada 15-29 November 2020 bersama dua pemain Barito lainnya, Alexander Felix Kamuru dan Aditya Daffa.
Ia bersyukur bisa kembali dipercaya Bima Sakti untuk ikut lagi dalam pemusatan latihan. Arkhan juga telah mempersiapkan diri dengan menjaga kondisi fisiknya mengingat persaingan untuk merebut posisi inti akan ketat.
"Alhamdulilah, sangat senang bisa kembali mendapatkan kesempatan berlatih di Timnas Indonesia U-16 setelah pulih dari cedera. Saya mempersiapkan kondisi fisik di rumah dan menambah porsi latihan karena persaingan di timnas sangat ketat," tutur Arkhan.
Timnas Indonesia U-16 memang memulai kembali TC bulan ini. Sebanyak 26 pemain dipanggil pelatih kepala tim Garuda Asia --julukan Timnas Indonesia U-16, Bima Sakti.
Para pemain hari ini menjalani latihan perdananya dan langsung diberi menu latihan bertanding dalam kelompok kecil. Bima sendiri akan memberikan waktu bagi pemain untuk beradaptasi sebelum dilatih dengan intensitas tinggi.
"Alhamdulillah latihan di hari perdana berjalan lancar. Pemain menjalankan latihan dengan baik. Fokus latihan hari ini kita bermain small side game 4 lawan 4 , 7 lawan 7 dibagi tiga tim. Kemudian terakhir game 75 m, 11 melawan 11," ungkap Bima.
Skuat Timnas Indonesia U-16 sendiri tengan dipersiapkan jelang tampil di putaran final Piala AFC U-16 yang rencananya akan berlangsung di Bahrain awal tahun depan.
Baca Juga: Bima Sakti Langsung Beri Menu Taktikal di Latihan Perdana Timnas U-16
Indonesia merupakan satu-satunya negara dari ASEAN yang tampil pada salah satu turnamen usia muda Asia bergengsi itu. Skuat Garuda Asia asuhan Bima Sakti sendiri tergabung di Grup D Piala AFC U-16 bersama Jepang, Arab Saudi dan China.
Berita Terkait
-
Pemain Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026 Mulai Terungkap!
-
Jalan Menuju Timnas U-16, Putri Surakarta Dampingi Scorpion FC ke HSL Nasional!
-
Psywar Arkhan Fikri, Tegaskan Arema FC Datang ke Bandung untuk Bungkam Persib
-
Thom Haye Menepi, John Herdman Patut Lirik 2 Nama Ini sebagai Opsi! Siapa Paling Layak?
-
5 Pemain Muda Super League yang Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
2.557 Pendaki Padati Gunung Bawakaraeng untuk Kibarkan Merah Putih, Begini Situasi Terkini
-
POV Mahasiswa: Menjadi Agent of Change dari Bli Nyoman Desa Sejahtera Astra
-
Tanggap Gempa Flores, BRI Peduli Turun Langsung Bantu Masyarakat Terdampak Bencana
-
Kim Soo Hyun Comeback di Dunia Hiburan, Lebih dari 40 Proyek Menanti
-
Solar Run 2026 Bawa Pesan soal Gaya Hidup dan Energi Bersih
-
Gempa Flores NTT, BRI Peduli Gerak Cepat Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak
-
Sempat Gelap Gulita Pasca Gempa, 98,3% Jaringan Listrik di NTT
-
Ulasan The Husband: Saat Retaknya Pernikahan Berujung Kriminal
-
Bayi Gajah Sumatera Ditemukan Mati di Aceh Timur, BKSDA Ungkap Dugaan Penyebabnya
-
Dari Lomba hingga Tawa, Anak-anak Mauk Belajar Berani di Momen Kemerdekaan