Suara.com - Pemain muda Barito Putra Arkhan Fikri membidik satu tempat dalam skuat tim nasional Indonesia U-16 asuhan pelatih Bima Sakti setelah sembuh dari cedera yang dialaminya.
"Targetnya saya bisa menjadi bagian dari skuat inti di timnas dan bisa membawa Indonesia lolos ke piala dunia di Peru," ujarnya seperti dikutip dari laman resmi klub yang dipantau Antara dari Jakarta, Senin (16/11/2020).
Arkhan Fikri dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) di Bogor pada 15 hingga 29 November bersama dua pemain Barito lainnya yakni Alexander Felix Kamuru dan Aditya Daffa.
Ia bersyukur bisa kembali dipercaya Bima Sakti untuk kembali ikut dalam pemusatan latihan. Arkhan juga telah mempersiapkan diri dengan menjaga kondisi fisiknya mengingat persaingan untuk merebut posisi inti akan ketat.
"Alhamdulilah sangat senang bisa kembali mendapatkan kesempatan berlatih di Timnas Indonesia U-16 setelah pulih dari cedera. Saya mempersiapkan kondisi fisik di rumah dan menambah porsi latihan karena persaingan di Timnas sangat ketat," jelasnya.
Sebelumnya, timnas Indonesia U-16 memulai kembali pemusatan latihan (TC) pada bulan November. Sebanyak 26 pemain dipanggil pelatih Bima Sakti dalam TC tersebut.
Para pemain menjalani latihan perdananya dan langsung diberi menu latihan bertanding dalam kelompok kecil. Bima akan memberikan waktu bagi pemain untuk beradaptasi sebelum dilatih dengan intensitas tinggi.
"Alhamdulillah latihan di hari perdana berjalan lancar. Pemain menjalankan latihan dengan baik. Fokus latihan hari ini kita bermain small side game 4 lawan 4 , 7 lawan 7 dibagi tiga tim. Kemudian terakhir game 75 m, 11 melawan 11."
Pemusatan latihan timnas U-16 akan berlangsung hingga 29 November ini menjadi rangkaian pemusatan latihan yang dilakukan dalam mempersiapkan skuat Garuda Asia jelang putaran final Piala AFC U-16 yang rencananya akan berlangsung di Bahrain awal tahun 2021 mendatang.
Baca Juga: Bima Sakti Langsung Beri Menu Taktikal di Latihan Perdana Timnas U-16
Indonesia merupakan satu-satunya negara dari ASEAN yang tampil pada salah satu turnamen usia muda Asia bergengsi ini dan tergabung di grup D bersama Jepang, Arab Saudi dan Cina.
Berita Terkait
-
Gagal Promosi, Teco Ajak Manajemen Evaluasi Barito Putera
-
Psywar Arkhan Fikri, Tegaskan Arema FC Datang ke Bandung untuk Bungkam Persib
-
Thom Haye Menepi, John Herdman Patut Lirik 2 Nama Ini sebagai Opsi! Siapa Paling Layak?
-
5 Pemain Muda Super League yang Layak Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia
-
Persipura Jayapura Kembali Catatkan Rekor Penonton Terbanyak
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Amunisi Baru PSIS Semarang, Syahrian Abimanyu Resmi Berseragam Laskar Mahesa Jenar
-
Persis Solo Resmi Tunjuk Ricky Neslon Sebagai Pelatih Kepala
-
Kondisi Terkini Lamine Yamal Jelang Timnas Spanyol Hadapi Cape Verde
-
Aksi Suporter Timnas Jepang di Piala Dunia 2026 Ini Bikin Salut
-
Piers Morgan: Cuma Negara Ini yang Mampu Hentikan Timnas Inggris Jadi Juara Piala Dunia 2026
-
Jurnalis Belanda Kritik Sepak Bola Indonesia, Sebut Skuad Garuda Jadi Alat Politik Penguasa
-
3 Edisi Selalu Tepat, Matematikawan Jerman Prediksi Belanda Juara Piala Dunia 2026
-
Patut Ditiru! Cara Hajime Moriyasu Motivasi Pemain Jepang Usai Imbang Lawan Belanda
-
Sihir Hajime Moriyasu: Taktik 'Langka' Timnas Jepang Bikin Belanda Gigit Jari
-
Di Balik Swedia Bantai Tunisia, Yasin Ayari Menghancurkan Tanah Kelahiran Sang Ayah