Suara.com - Pelatih Argentina Lionel Scaloni mengaku senang melihat kondisi Lionel Messi saat skuatnya bersiap menghadapi Peru di kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Conmebol, Rabu (17/11/2020).
Di tengah kekhawatiran atas cedera pergelangan kaki, Messi tetap tampil bermain dalam hasil imbang 1-1 Argentina dengan Paraguay pada Kamis kemarin, dimana golnya dianulir di babak kedua.
Scaloni mengatakan dia senang dengan Messi, yang akan membuat penampilan internasionalnya yang ke 142. Catatan itu membuat Messi menyamai pemain hebat Brasil Cafu untuk urutan kelima terbanyak oleh pemain Amerika Selatan.
"Secara performa, Leo memainkan permainan yang bagus," kata Scaloni dalam konferensi pers seperti dilansir Livecsore.
"Kami tidak beruntung karena mereka tidak mengesahkan gol karena itu permainan yang bagus," ujarnya
Scaloni menambahkan: "Saya melihatnya dengan baik dan dia tidak memiliki masalah, itu yang penting."
Argentina akan berusaha untuk memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka di kualifikasi melawan Peru menjadi 16 pertandingan, tetapi Scaloni juga ingin menyampaikan harapan kepada Javier Mascherano.
Mascherano, mantan bintang Barcelona dan Liverpool yang memiliki caps terbanyak dalam sejarah Argentina, mengumumkan dirinya pensiun pada hari Minggu.
"Saya ingin menekankan pengunduran diri Javier Mascherano dan kehidupan barunya yang dimulai dari sekarang. Saya memeluknya erat-erat," kata Scaloni.
Baca Juga: Brasil Tanpa Neymar Hadapi Uruguay, Tabarez Lega
"Dia adalah lambang sepak bola Argentina dan saya berharap dia melakukan yang terbaik dan apa pun yang dia putuskan untuk lakukan sekarang, dia melakukannya dengan semangat yang sama dengan yang dulu dia mainkan."
Sementara itu, pelatih Peru Ricardo Gareca - yang timnya hanya mengumpulkan satu poin dari tiga kualifikasi pembukaan mereka - mengakui tantangan yang menunggu timnya.
"Kami memperhatikan kekuatan rival dan secara logis merupakan tantangan untuk mencoba menangkal kekuatan tim yang kami hadapi," ucapnya.
"Argentina tidak hanya memiliki Messi, tetapi mereka memiliki banyak pemain bagus di semua lini mereka dan kami harus memainkan permainan yang bagus untuk menetralisir mereka.
Berita Terkait
-
Momen Slavko Vincic Menangis Haru usai Terpilih Jadi Wasit Final Piala Dunia 2026
-
Spanyol vs Argentina: 6 Faktor Penentu Juara Piala Dunia 2026
-
Cerita di Balik Spanduk Malvinas: Dibuat dari Seprai Hotel dan Diselundupkan Diam-diam
-
Psikologi Suporter: Mengapa Kita Membenci Tim Lawan Tanpa Alasan?
-
Selangkah Menuju Juara, Lionel Messi Ungkap Perjuangan Berat Argentina
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Escapism di Layar: Mengapa Konten Flexing Laku Keras di Media Sosial?
-
ASDP Percepat Digitalisasi 6 Pelabuhan Strategis, Face Recognition hingga One Gate System
-
Air PAM Macet Berbulan-bulan, Warga Pegadungan Rogoh Kocek Dua Kali demi Air Bersih
-
Mengapa Kita Begitu Bergantung pada Terigu yang Tidak Bisa Kita Tanam?
-
PFII Jangan Sampai Jadikan Bali Surga Para Penghindar Pajak
-
Bukan Jay Idzes, Rekannya di Sassuolo Resmi Direkrut Leeds United
-
Lewat Kerja Sama LoI Dengan KDEI, BRI Taipei Dorong Literasi Keuangan Pekerja Migran
-
Sinergi Dalam LoI, BRI Taipei dan KDEI Tingkatkan Akses Keuangan Pekerja Migran Indonesia
-
It Ends With Us, Novel yang Membuka Mata tentang Toxic Relationship
-
LoI Sinergi BRI Taipei Dengan KDEI: Berikan Literasi Keuangan Bagi Pekerja Migran Indonesia